Breaking News:

Berita Aceh Barat

Wisma Tempat Pelaku Prostitusi di Meulaboh tak Kantongi Izin

Wisma yang tidak ada izin itu akan segera ditindak dan plang nama harus diturunkan dan tidak boleh lagi untuk dijadikan sebagai tempat penginapan.

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Kepala Satpol PP dan WH Aceh Barat, Dodi Bima Saputra 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Lokasi dugaan penangkapan empat orang wanita dan mucikari di salah satu Wisma tempat penginapan di Jalan Gajah Mada, Meulaboh diduga tidak mengantongi izin mendirikan tempat penginapan tersebut.

Kepala Satpol PP dan WH Aceh Barat, Dodi Bima Saputra kepada Serambinews.com, Senin (13/9/2021) mengatakan, wisma "M" yang berada di Jalan Gajah Mada itu diduga illegal tidak memiliki izin yang selama ini dijadikan sebagai tempat penginapan.

“Kita sudah minta surat izin usaha tempat penginapan, tetapi sejauh ini pemiliknya belum bisa menunjukkan bahwa mereka mengantongi izin, dan itu kita duga illegal,” kata Dodi Bima Saputra.

Ia menambahkan, untuk wisma yang tidak ada izin itu akan segera ditindak dan plang nama harus diturunkan dan tidak boleh lagi untuk dijadikan sebagai tempat penginapan.

Dikatakannya, bahwa para wanita dan mucikari masih dimintai keterangan oleh penyidik di Satpol PP dan WH, hal itu lantaran setiap dimintai keterangan tidak sama seperti yang disampaikan sebelumnya, dan berubah-ubah.

“Para wanita itu masih kita minta keterangan, dan untuk mucikari akan kemungkinan akan berlanjut ke proses hukum lebih lanjut, dan untuk empat orang wanita akan kita kembalikan kepada keluarga masing-masing dengan syarat adanya surat pernyataan tidak  mengulangi kembali perbuatan pelanggaran syariat islam dan harus dijemput oleh orang tua masing-masing,” jelasnya.

Baca juga: Empat Kupu-kupu Malam Ditangkap Satpol PP di Sebuah Penginapan di Meulaboh

Baca juga: Ingin Tetap Awet Muda Meski Berusia 40 Tahun ke Atas, Ini Makanan yang Sebaiknya Dihindari

Sementara penyedia fasilitas untuk para wanita malam tersebut atan nama AS (25) warga Kecamatan Johan Pahlawan.

Dari keempat wanita tersebut satu diantaranya berstatus masih memiliki suami, dan tiga orang lagi merupakan para janda semua.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved