Breaking News:

Internasional

India Melihat Taliban Sebagai Ancaman Baru di Kashmir

Para pemimpin India dengan cemas menyaksikan pengambilalihan Taliban di Afghanistan. India merasa khawatir hal itu akan menguntungkan saingan mereka,

Editor: M Nur Pakar
AFP/TAUSEEF MUSTAFA
Personel keamanan India keluar dari rumah yang rusak setelah baku tembak antara militan dan pasukan keamanan di Moachwah, Distrik Budgam, pinggiran Srinagar, Rabu (28/10/2020). 

SERAMBINEWS.COM, SRINAGAR - Para pemimpin India dengan cemas menyaksikan pengambilalihan Taliban di Afghanistan.

India merasa khawatir hal itu akan menguntungkan saingan mereka, Pakistan, dan menyulut pemberontakan yang telah lama membara di wilayah Kashmir.

Letnan Jenderal Deependra Singh Hooda, mantan komandan militer untuk India utara antara 2014-2016, mengatakan kelompok militan di seberang perbatasan di Pakistan akan pasti mencoba.

Khususnya, mendorong orang-orang Kashmir, menyusul kemenangan Taliban di Afghanistan.

Hooda menambahkan masih terlalu dini untuk memprediksi jika masuknya pejuang Kashmir dalam jumlah yang mengacaukan situasi keamanan.

Dia memperkirakan, kawasan itu ke dalam konfrontasi militer.

Tetangga India dan Pakistan telah berperang dua kali atas Kashmir.

Kedua negara menguasai sebagian wilayah Himalaya, tetapi mengklaimnya sepenuhnya.

Baca juga: Anggota Komisi HAM OKI Kunjungi Perbatasan Kashmir, Bertemu Para Korban Pelanggaran Gencatan Senjata

Para pejabat India khawatir Afghanistan di bawah Taliban bisa menjadi basis untuk mengorganisir militan Islam di Kashmir.

Dimana, banyak dari mereka bersekutu dengan Pakistan dalam perjuangan melawan New Delhi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved