Kamis, 9 April 2026

Internasional

India Melihat Taliban Sebagai Ancaman Baru di Kashmir

Para pemimpin India dengan cemas menyaksikan pengambilalihan Taliban di Afghanistan. India merasa khawatir hal itu akan menguntungkan saingan mereka,

Editor: M Nur Pakar
AFP/TAUSEEF MUSTAFA
Personel keamanan India keluar dari rumah yang rusak setelah baku tembak antara militan dan pasukan keamanan di Moachwah, Distrik Budgam, pinggiran Srinagar, Rabu (28/10/2020). 

SERAMBINEWS.COM, SRINAGAR - Para pemimpin India dengan cemas menyaksikan pengambilalihan Taliban di Afghanistan.

India merasa khawatir hal itu akan menguntungkan saingan mereka, Pakistan, dan menyulut pemberontakan yang telah lama membara di wilayah Kashmir.

Letnan Jenderal Deependra Singh Hooda, mantan komandan militer untuk India utara antara 2014-2016, mengatakan kelompok militan di seberang perbatasan di Pakistan akan pasti mencoba.

Khususnya, mendorong orang-orang Kashmir, menyusul kemenangan Taliban di Afghanistan.

Hooda menambahkan masih terlalu dini untuk memprediksi jika masuknya pejuang Kashmir dalam jumlah yang mengacaukan situasi keamanan.

Dia memperkirakan, kawasan itu ke dalam konfrontasi militer.

Tetangga India dan Pakistan telah berperang dua kali atas Kashmir.

Kedua negara menguasai sebagian wilayah Himalaya, tetapi mengklaimnya sepenuhnya.

Baca juga: Anggota Komisi HAM OKI Kunjungi Perbatasan Kashmir, Bertemu Para Korban Pelanggaran Gencatan Senjata

Para pejabat India khawatir Afghanistan di bawah Taliban bisa menjadi basis untuk mengorganisir militan Islam di Kashmir.

Dimana, banyak dari mereka bersekutu dengan Pakistan dalam perjuangan melawan New Delhi.

New Delhi menyebut kelompok teroris proksi Taliban Pakistan dan mendukung pemerintah Afghanistan yang didukung AS sebelum digulingkan pada Agustus.

Syed Salahuddin , pemimpin aliansi kelompok pemberontak Kashmir, menyebut kemenangan Taliban luar biasa dan bersejarah.

Dia menyampaikan dalam pesan suara yang dibagikan di media sosial beberapa hari setelah jatuhnya Kabul.

Salahuddin, yang berbasis di Kashmir yang dikuasai Pakistan mengharapkan kelompok Afghanistan membantu pemberontak Kashmir.

“Dengan cara yang sama, dalam waktu dekat, India juga akan dikalahkan oleh pejuang suci Kashmir,” tambahnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved