Breaking News:

Internasional

India Melihat Taliban Sebagai Ancaman Baru di Kashmir

Para pemimpin India dengan cemas menyaksikan pengambilalihan Taliban di Afghanistan. India merasa khawatir hal itu akan menguntungkan saingan mereka,

Editor: M Nur Pakar
AFP/TAUSEEF MUSTAFA
Personel keamanan India keluar dari rumah yang rusak setelah baku tembak antara militan dan pasukan keamanan di Moachwah, Distrik Budgam, pinggiran Srinagar, Rabu (28/10/2020). 

New Delhi menyebut kelompok teroris proksi Taliban Pakistan dan mendukung pemerintah Afghanistan yang didukung AS sebelum digulingkan pada Agustus.

Syed Salahuddin , pemimpin aliansi kelompok pemberontak Kashmir, menyebut kemenangan Taliban luar biasa dan bersejarah.

Dia menyampaikan dalam pesan suara yang dibagikan di media sosial beberapa hari setelah jatuhnya Kabul.

Salahuddin, yang berbasis di Kashmir yang dikuasai Pakistan mengharapkan kelompok Afghanistan membantu pemberontak Kashmir.

“Dengan cara yang sama, dalam waktu dekat, India juga akan dikalahkan oleh pejuang suci Kashmir,” tambahnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, kemarahan di Kashmir semakin meningkat, setelah pemerintah India dipimpin oleh partai nasionalis Hindu sayap kanan, mencabut status semi-otonom.

Pejabat India mengatakan kebangkitan Taliban dapat menarik lebih banyak rekrutan dan senjata bagi para pejuang Kashmir yang datang dari pihak Pakistan.

Para pejabat berbicara dengan syarat anonimitas sesuai dengan peraturan pemerintah.

“Status geopolitik Pakistan telah meningkat dengan kedatangan Taliban dan ini akan mengakibatkan penguatan posisinya di Kashmir,” jelas Pravin Sawhney.

Baca juga: Pasukan India Gerebek Puluhan Rumah Tokoh Jamaat-e-Islamic di Kashmir, Terbesar Sejak 2019

Dia seorang ahli militer dan editor FORCE, sebuah majalah bulanan yang berfokus pada keamanan nasional India.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved