Breaking News:

Berita Aceh Barat

10 Peserta Tes CPNS Gugur Ikuti Ujian Akibat tak Hadir

Sebanyak 10 orang peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilaporkan tidak menghadiri kegiatan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/SA’DUL BAHRI
Panitia pemeriksaan satu persatu para peserta tes CPNS yang berlangsung di Aula Gedung B Dinas Pendidikan Aceh Barat, Selasa (14/9/2021). 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Sebanyak 10 orang peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilaporkan tidak menghadiri kegiatan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), yang diselenggarakan di Aula Gedung B Dinas Pendidikan Aceh Barat, Selasa (14/9/2021).

Tidak hadirnya peserta tersebut akan menyebabkan yang bersangkutan gugur dengan sendirinya, tidak dapat lagi untuk mengikuti ujian tersebut sebagaimana yang diharapkan.

“Kita terima laporan bahwa ada sekitar 10 orang peserta tes CPNS tidak hadir, dan dengan sendirinya mereka gugur,” kata Kepala BKPSDM Aceh Barat, Zakaria SE kepada Serambinews.com, Selasa (14/8/2021) di lokasi pelaksanaan CPNS.

Baca juga: Tiga Hari Seleksi PPPK di Lhokseumaqe Ini Jumlah Guru tak Hadir dan Sebabnya 

Disebutkan, jika mereka terkonfirmasi positif Covid-19 tentu akan ada kesempatan berikutnya untuk mengikuti ujian susulan di akhir nanti.

Namun karena tidak hadir maka yang bersangkutan tidak ada kesempatan lagi untuk mengikuti ujian yang sudah ditentukan itu.

Pihaknya berharap kepada semua peserta CPNS untuk hadir tepat waktu dan lebih awal, sehingga nantinya proses ujian dapat diikuti dengan baik.

Sementara suasana di lokasi pelaksanaan tes CPNS berlangsung aman dan tertib.

Baca juga: Wakapolda Aceh Ikuti Launching ASAP Digital Nasional yang Dipimpin Kapolri

Para peserta saat mendatangi atau sebelum memasuki ruang tunggu lebih awal mencuci tangan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang disertai masker guna mematuhi protokol kesehatan.

Sementara tas dan barang bawaan semuanya wajib dititipkan di tempat penjagaan, sebagai salah tempat yang telah disediakan oleh panitia ujian, baru boleh diambil usai mengikuti ujian.

Saat masuk ke dalam ruang ujian, para peserta satu persatu diperiksa secara ketat, sehingga semua barang-barang dipastikan tidak ada yang dibawa kedalam ruangan ujian, sehingga setelah peserta dinilai aman, maka baru diperbolehkan masuk satu persatu.

Sedangkan di dalam ruangan ujian juga sudah ada panitia yang mengawasi dan mengatur tempat duduk mereka di dikursi yang di meja telah ada laptop di depannya yang sudah siap digunakan untuk pelaksanaan ujian.(*)

Baca juga: Kejari Sabang Gelar Rakor Penguatan Sinergitas Bersama Penyidik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved