Berita Lhokseumawe
Kunker ke Polres Lhokseumawe, Kapolda Aceh Ingatkan Pelaku Pencabulan Harus Dihukum Berat
Atensi khusus terhadap kasus pencabulan oleh Kapolda Aceh ditunjukkan seperti saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Polres Lhokseumawe, Selasa
Penulis: Subur Dani | Editor: Mursal Ismail
Atensi khusus terhadap kasus pencabulan oleh Kapolda Aceh ditunjukkan seperti saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Polres Lhokseumawe, Selasa (14/9/2021).
Laporan Subur Dani | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Akhir-akhir ini, kasus pencabulan marak terjadi, sehingga menjadi salah satu atensi Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Ahmad Haydar, SH, MM.
Atensi khusus terhadap kasus pencabulan oleh Kapolda Aceh ditunjukkan seperti saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Polres Lhokseumawe, Selasa (14/9/2021).
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Haydar menaruh perhatian besar terhadap kasus-kasus menonjol, terutama dalam penanganan kasus pencabulan yang akhir-akhir ini ditangani Polres Lhokseumawe.
Ia meminta para pelaku dihukum berat. Bila perlu, sebutnya, awak media ikut ambil peran dengan mengamplifikasikannya (menyebar luaskan berita) di media agar pelaku malu.
Ahmad Haydar menyampaikan, hal senada juga pernah diucapkan Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Dr Ir Dyah Erti Idawati, MT.
Baca juga: DPO Kasus Pencabulan Ditangkap di Warung Kopi di Bireuen, Sempat Ingin Lari
Baca juga: Bikin Syok! Ternyata Ini Penyebab Tingginya Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur, Ortu Harus Waspada
Baca juga: Masih Ingat Kasus Pencabulan dan Penyebaran Foto Bugil Remaja oleh Pacarnya, Ternyata Sudah Masuk PN
Ia meminta agar pelaku pencabulan dijerat dengan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Istri Gubernur itu meminta agar pelaku benar-benar dibuat jera, agar tidak mengulangi lagi perbuatannya.
"Selain itu, kita juga berharap agar korban diberikan layanan konseling untuk menghilangkan rasa trauma yang ia alami," kata Ahmad Haydar.
Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Haydar juga mengucapkan terimakasih kepada Polres Lhokseumawe atas pencapaiannya melakukan vaksin di atas 500 orang per hari dari target 750 orang per hari.
"Terimakasih sudah gencar menyosialisasikan vaksin selama ini, sehingga masyarakat sangat antusias untuk mengikutinya. Jadi, dipertahankan dan bila perlu ditingkatkan lagi," imbuhnya.
"Silakan berikan imbauan-imbauan lewat baliho yang melibatkan tokoh agama atau MPU, yang kemudian bisa disebar ke setiap kecamatan dan desa-desa," pungkas pimpinan tertinggi di Polda Aceh tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kapolda-aceh-ahmad-haydar-kunker-ke-lhokseumawe.jpg)