Breaking News:

Berita Aceh Singkil

Tim Gabungan Amankan Nelayan Kompresor di Aceh Singkil, Peralatan Diminta Diserahkan Secara Sukarela

Tim gabungan meminta kompresor yang dijadikan alat bantu menangkap ikan oleh nelayan diminta diserahkan secara suka rela.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Barang bukti kompresor yang digunakan nelayan menyelam untuk menangkap ikan dibawa Kapal Lumba-lumba milik Dinas Perikanan Aceh Singkil, Rabu (15/9/2021) 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Tim gabungan meminta kompresor yang dijadikan alat bantu menangkap ikan oleh nelayan diminta diserahkan secara suka rela.

Sementara nelayan yang jadi pelaku dibina dengan melibatkan aparatur desa dan tokoh masyarakat agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. 

Hal itu dilakukan terhadap nelayan yang diamankan tim gabungan Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Lampulo, Dinas Perikanan Aceh Singkil, dan Satpol Airud Polres Aceh Singkil, lantaran kedapatan menggunakan alat bantu kompresor. 

Ada enam perahu nelayan yang menggunakan kompresor diamankan petugas saat melakukan operasi pengamanan laut di kawasan Ujung Batu, Kecamatan Pulau Banyak, Rabu (15/9/2021). 

Petugas mengamankan para nelayan yang sedang beroperasi lantaran alat bantu penangkapan ikan menggunakan kompresor dilarang Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

"Hasil musyawarah tim, kompresor kami minta diserahkan secara suka rela. Sementara pelaku dilakukan pembinaan dengan melibatkan tokoh masyarakat," kata Kabid Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Ir Samsul Kamal.

Baca juga: Kasus Nelayan Kompresor di Simeulue, 14 Orang Divonis Bersalah

Baca juga: PN Sinabang Sidangkan Kasus Nelayan Kompresor di Simeulue

Baca juga: Pengawasan di Kawasan Konservasi Perairan Terhenti, Nelayan Kompresor di Simelue Kembali Beraksi

Sementara itu, barang bukti kompresor serta awak kapal diamankan ke Kantor Dinas Perikanan Aceh Singkil untuk proses lebih lanjut. Sedangkan perahunya diamankan di Pulau Banyak.

Uniknya semua perahu yang menggunakan kompresor tanpa dilengkapi nama, lima unit merupakan milik penduduk Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Banyak dan satu unit milik warga Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved