Berita Aceh Timur
KKP Siap Jadikan Aceh Timur Sebagai Daerah Produsen Udang Vaname
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan produksi udang nasional sebanyak 2 juta ton per tahun pada 2024
Penulis: Seni Hendri | Editor: Muhammad Hadi
Upaya ini pun sambung Tebe, sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo bahwa komoditas udang diharapkan bisa membantu perekonomian nasional.
Dengan menargetkan peningkatan ekspor udang nasional sebesar 250% pada tahun 2024.
Baca juga: Bukhari 5 Hari Dilatih Jelang Jumpa Jokowi, Khairani Kira Perang Lagi, Tapi Presiden tak Jadi Datang
Meski begitu proses budidayanya tetap mengacu pada prinsip produksi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
“Target produksi memang sangat penting guna menunjang nilai tambah ekonomi, sehingga kesejahteraan pembudidaya meningkat. Disisi lain, aspek lingkungan juga faktor yang paling utama.
Untuk itu, pola pengelolaan dengan mempertimbangkan kualitas lingkungan juga menjadi suatu keharusan,” jelas Tebe.
Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi dan menjaga kualitas lingkungan yaitu melalui program revitalisasi tambak tambak udang tradisional menjadi Model Klaster Tambak Udang Vaname Berkelanjutan.
Karena model ini prinsipnya mengatur desain dan tata letak tambak udang yang terdiri dari petak pembesaran, petak tandon dan petak reservoir.
Baca juga: 4 Pejudi Online Ditangkap, Polisi Sita 174 B Chip dan Uang Tunai Jutaan Rupiah
Selain itu menggunakan benih dan sarana produksi yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan produktivitas tambak.
Dan salah satu daerah yang mempunyai potensi ini adalah Aceh Timur, sebab kondisi air dan lahannya sangat cocok untuk pengembangan tambak udang.
"Model tambak berkelanjutan yang dibangun merupakan kawasan tambak ideal karena terdiri dari petak pengelolaan air bersih, petak produksi, petak pengelolaan air limbah dan kawasan mangrove sebagai kawasan penyangga untuk mewujudkan budidaya perikanan berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Konsep klaster ini memungkinkan pengelolaan yang lebih terkontrol yakni melalui perbaikan tata letak dan penerapan biosecurity secara ketat dengan manajemen pengelolaan yang lebih tertata dalam seluruh tahapan proses produksi.
Selain itu mempermudah dalam manajemen, meningkatkan efisiensi serta dapat meminimalisasikan dampak terhadap lingkungan dan serangan penyakit,” tutur Tebe.
Untuk itu, KKP mengajak seluruh stakeholders udang di Aceh Timur untuk sama-sama membangun Aceh Timur menjadi salah satu daerah penghasil udang vaname guna meningkatkan ekonomi daerah maupun nasional.
Untuk itu, langkah upaya yang sudah diakukan, dapat didukung oleh masyarakat Aceh Timur serta unsur-unsur pemerintah daerah lainnya.
Baca juga: Cegah Judi Online, Dandim Aceh Tamiang Kumpulkan Seluruh Prajurit dan Periksa Ponsel
“Saya mengajak Pemerintah Daerah untuk berkomitmen mengembangkan Klaster Tambak Udang Vaname Berkelanjutan ini,” tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/menteri-kkp-meninjau-langsung-klaster-tambak-udang-vaname.jpg)