Breaking News:

Salam

Vaksinasi, Solusi Cepat Meredam Virus Corona

Di tengah menurunnya kasus-kasus baru infeksi virus Corona di Indonesia, ternyata dua negara tetangga terdekat, Singapura

Editor: bakri
DOK/Satgas Covid
Wiku Adisasmito 

Di tengah menurunnya kasus-kasus baru infeksi virus Corona di Indonesia, ternyata dua negara tetangga terdekat, Singapura dan Malaysia justru sedang berhadapan peningkatan kasus secara siginifikan. Pada Selasa (14/9) merupakan hari terburuk sepanjang pandemi Covid-19 di Negeri Singa itu. Dalam sehari tercatat 837 kasus baru. Pemerintah Singapura segera memperketat kembali pembatasan aktivitas masyarakatnya serta mengabaikan rencana pembukaan.

Otoritas negara itu melaporkan, mayoritas pasien yang sakit parah berusia lebih dari 66 tahun. Ada empat orang yang meninggal dalam dua pekan terakhir. Mereka yang meninggal semuanya belum divaksin,” kata Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Singapura. Saat ini, 81 persen dari seluruh populasi “Negeri Singa” telah divaksinasi lengkap. Jika tidak menyertakan populasi anak di bawah 12 tahun, jumlah itu sama 90 persen populasi. Artinya, herd immunity sebetulnya memang sudah ada di Singapura sehingga mereka sudah beberapa kali menyatakan akan melakukan pembukaan atau hidup bersama Covid.

Selain itu, Singapura juga sudah memogramkan penyuntikan booster vaksin Covid-19 kepada orang tua dan dan kelompok imunitas lemah .

Profesor spesialis penyakit menular di Rumah Sakit Universitas Nasional Singapura Dale Fisher, mengingatkan pemerintahnya supaya sangat berhati-hati.. “Boleh merasa di jalur yang tepat, tetapi jelas tidak bisa begitu saja membuka gerbang dan mengatakan vaksin akan menjaga kami. Perlu lebih dari itu,” katanya. Menurutnya, meskipun tingkat vaksinasi tinggi, tapi setidaknya 500.000 orang masih belum divaksinasi. Dan, itu dapat “mengganggu sistem kesehatan Singapura”.

Sedangkan Malaysia selain belum berhasil menjinakkan serangan Corona secara signifikan, baru-baru ini dilaporkan pula bahwa virus Corona varian MU sudah terdeksi di negeri jiran itu. Masuknya varian tersebut ke kawasan Asia Tenggara menjadi alarm bagi pemerintah Indonesia untuk mengetatkan pintu masuk jalur laut, udara, maupun darat.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan agar masyarakat dan pemerintah saling bekerjasama mengantisipasi kemungkinan datangnya varian baru yang dapat menyebabkan gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia.

Wiku menjelaskan, ada dua pelajaran utama untuk mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19. Pertama, dengan sungguh-sungguh menjaga protokol kesehatan seiring pembukaan aktivitas sosial ekonomi masyarakat.

Kedua, dengan melihat pola lonjakan di Indonesia yang berselang 3 bulan dari dunia serta negara lain seperti India, Malaysia, dan Jepang, maka sikap waspada dan disiplin protokol kesehatan diharuskan agar tidak menyusul negara lain mengalami third wave.

Bagi kita di Aceh yang realisasi vaksinasinya masih sangat rendah, tentu harus sangat berhati-hati. Apalagi, Kota Banda Aceh disebut menjadi satu-satunya wilayah di Indonesia yang masih tercatat sebagai zona merah atau wilayah dengan tingkat penularan Covid-19 tinggi atau rawan. Hal ini sesuai dengan data terbaru Satgas Covid-19 per 12 September 2021.

Kita mencatat, Banda Aceh, dalam lebih setahun terakhir lebih banyak berada dalam zina merah Covid-19. Beberapa kali pernah turun ke zona oranye, tapi sepekan kemudian naik lagi ke zona merah. Banyak daerah atau kota lain yang sudah keluar dari zona merah, tidak pernah terjerembab lagi ke zona menakutkan itu. Banda Aceh harusnya juga bisa demikian jika masyarakat lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan serta kesadaran terhadap pentingnya vaksin juga tinggi.

Oleh sebab itulah, selain kita dorong untuk terus meningkatkan vaksinasi warga, masyarakat juga harus memiliki kesadaran tinggi mematuhi protokol kesehatan. Bahkan untuk meningkatkan “gairah” vaksinasi Covid-19 di Aceh, Presiden Joko Widodo bersama rombongan kemarin secara khusus terbang ke Aceh untuk melihat kegiatan penyuntikan vaksin Covid kepada kepada masyarakat di beberapa lokasi di Aceh Besar dan Banda Aceh. Nah?!

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved