Berita Aceh Besar
Tujuh Armada Dikerahkan Padamkan Api yang Membakar Gedung MIN 8 Peukan Bada
Proses pemadaman api yang menghanguskan 6 ruangan belajar, versi petugas Pemadam Kebakaran Aceh Besar itupun turut dibantu satu armada dari Banda Aceh
Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
Proses pemadaman api yang menghanguskan 6 ruangan belajar, versi petugas Pemadam Kebakaran Aceh Besar itupun turut dibantu satu armada dari Banda Aceh
Laporan Misran Asri | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Pemadam Kebakaran BPBD Aceh Besar mengerahkan tujuh armada ke lokasi untuk memadamkan Gedung MIN 8 Peukan Bada, Aceh Besar yang terbakar, Sabtu (18/9/2021) tadi sore.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut.
Kebakaran Gedung MIN 8 Peukan Bada, di Gampong Lam Lumpu itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.
Petugas Pemadam Kebakaran di Pos Peukan Bada yang mendapatkan informasi itu bergerak cepat ke lokasi serta langsung berkoordinasi dengan Pos Induk Pemadam BPBD Aceh Besar di Sibreh.
Proses pemadaman api yang menghanguskan 6 ruangan belajar, versi petugas Pemadam Kebakaran Aceh Besar itupun turut dibantu oleh satu armada Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh yang dikerahkan dari Pos Induk di Geuceu Meunara, Kecamatan Jaya Baru.
Baca juga: MIN 8 Peukan Bada Dimangsa Sijago Merah, Tujuh Ruangan Kelas Terbakar, Ini Penjelasan Polisi
Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Aceh Barat Hampir Capai Seribu Orang, Berikut Rincian Datanya
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Farhan AP didampingi Petugas Pusdalops-PB, Maswani mengatakan, informasi kebakaran Gedung MIN 8 Peukan Bada itu diterima sekitar pukul 17.42 WIB.
"Petugas bergerak cepat ke lokasi untuk membantu melakukan pemadaman," terang Maswani.
Ia menerangkan enam ruangan belajar di MIN 8 Peukan Bada yang terbakar mengalami kerusakan parah. Seluruh kursi dan meja di setiap ruangan itu habis dimangsa si jago merah.
Menurut Maswani, informasi awal tentang kebakaran Gedung MIN 8 Peukan Bada itu disampaikan oleh seorang warga, dimana saksi tersebut melihat ada kepulan asap hitam dan kobaran api yang membumbung tinggi.
Melihat hal itu warga tersebut langsung menghubungi Pos Peukan Bada.
Baca juga: Warning! Anak-Anak dan Lansia Dilarang Masuk Mall, Satpoll PP Sosialisasi ke Suzuya dan Matahari
Baca juga: UTU Meulaboh Kembangkan Sub-sistem Agribisnis Perikanan di Kuala Bubon Aceh Barat, Ini Kegiatannya
Begitu petugas pemadam tiba di lokasi enam ruang belajar beserta kursi dan meja belajar sudah terbakar dalam kondisi rusak parah.
Petugas pemadam langsung melokalisir dan memblokade agar api menjalar ke ruangan lainnya.
Tujuh armada pemadam BPBd Aceh Besar, diturunkan ke lokasi kejadian, dua unit dari Pos Peukan Bada, lima armada dari Pos Induk Sibreh serta satu unit dibantu dari Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh.
Pada saat proses pemadaman, Kalaksa BPBD Aceh Besar Farhan AP yang turut didampingi Kabid PK, Siti Sapiah
"Begitu petugas tiba di lokasi api memang sudah membesar.”
Baca juga: Berniat Berangkat ke Tanah Suci, Gadis Cilik Ini Setor Seluruh Hadiah Juara Pantun ke Tabungan Haji
Baca juga: 5 Daftar Aplikasi Inventaris Cocok Dipakai Perusahaan, Tapi Simak Juga Kelebihan dan Kekurangannya
“Kondisi itu tidak lepas lepas dari faktor cuaca yang pada saat kejadian sedang bertiup kencang. Lalu, bahan yang terbakar mudah terbakar," terang Maswani.
Tidak kurang pukul 19.20 WIB pemadaman dan proses pendinginan sudah berhasil dilakukan oleh petugas.
Dalam proses pemadam, petugas pemadam turut dibantu aparat Polsek dan Koramil Peukan Bada, Relawan RAPI, ERPA, dewan guru dan masyarakat.
Pascakejadian kebakaran Tim Inafis Polresta Banda Aceh langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP guna mencari tahu penyebab kebakaran.(*)
Baca juga: Kapolsek Kuta Makmur Sosialisasikan Protkes dan Vaksinasi di Dayah Nurul Islam Aceh Utara
Baca juga: Pengurus Al-Washliyah Aceh Dilantik Seraca Virtual, Ini Pesan KH Masyhuril Khamis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kebakaran_min_8_2021.jpg)