Breaking News:

Berita Aceh Malaysia

Jamaah Semakin Ramai, Surau Milik Komunitas Aceh di Chow Kit Kuala Lumpur Pindah Lokasi

Pemindahan lokasi Surau Raudhatul Munauwarah ini dilakukan karena lokasi yang ada saat ini sudah tidak mampu lagi menampung jumlah jamaah

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Zaenal
JAFAR INSYA REUBEE
Pengurus Surau Raudhatul Munawwarah foto bersama usai rapat yang menyepakati pemindahan lokasi surau, di Jalan Raja Bot, Kampung Baru, Kuala Lumpur, Ahad (19/9/2021). 

SERAMBINEWS.COM, KUALA LUMPUR – Komunitas Aceh di Kuala Lumpur Malaysia, khususnya yang bertempat tinggal di kawasan Chow Kit, Kampung Baru, dan sekitarnya, sepakat untuk memindah Surau Raudhatul Munawwarah (SRM) ke tempat baru.

Pemindahan lokasi Surau Raudhatul Munauwarah ini dilakukan karena lokasi yang ada saat ini sudah tidak mampu lagi menampung jumlah jamaah yang kini semakin ramai.

Kontributor Serambinews.com di Kuala Lumpur, Jafar Insya Reubee mengatakan, kesepakatan itu tercapai dalam rapat pengurus SRM, di Lorong Raja Bot, Kampung Baru, Kuala Lumpur, Ahad (19/9/2021).

“Barusan tadi dilaksanakan rapat untuk menyepakati pemindahan Surau Raudhatul Munawwarah ke tempat yang lebih besar. Dibutuhkan dana RM 50.000 (sekira Rp 180 juta) untuk surau baru ini. Sedangkan dana yang terkumpul sebentar tadi dari jamaah sebesar RM 24.000 (sekira Rp 41 juta),” ungkap Jafar Insya.

Jafar mengatakan, lokasi surau baru ini adalah di lantai dua pertokoan milik Tgk H Saleh di lot 3201-B4 Lorong Rajabot Kampung Baru Kuala Lumpur.

“Lokasi surau yang lama memuat sekitar 150 jamaah, sedangkan surau yang baru sekitar 400 orang jamaah,” ujarnya.

Selama ini, lanjut Jafar, Surau Raudhatul Munawwarah ini menjadi tempat berbagai kegiatan keagamaan, termasuk tahlil dan samadiyah, yang dilaksanakan oleh warga Aceh, terutama yang bermukim di sekitar kawasan Kuala Lumpur dan Selangor.

“Sebelum pandemi ada pengajian rutin ibu-ibu dan bapak-bapak yang dilasanakan di hari yang berbeda. Pengajian Alquran dua kali dalam seminggu dan pengajian kitab fikih dan muamalah seminggu sekali,” kata Jafar Insya Reubee.

Baca juga: VIDEO Cerita Cekgu Jasni Tentang Generasi Pertama Aceh di Yan Malaysia, Bermula Tahun 1890-an

Baca juga: VIDEO Melihat Pusaka Indatu Aceh di Kampung Acheh Heritage Gallery Malaysia

Butuh 50 Ribu Ringgit untuk Renovasi

Pengurusi (pimpinan) Surau Raudhatul Munawwarah Kuala Lumpur, Hj Syahrul bin Abdurrahim dalam rapat tersebut menginformasikan bahwa surau baru ini dengan tarif sewa toko dua pintu seharga RM 5.000 per bulan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved