Breaking News:

Berita Pidie

Gedung Sport City PORA Gagal Dibangun di Pidie, Begini Alasan Jubir Pemerintah Aceh

"Jadi untuk saat ini, Pemeritah Aceh tidak dapat menyahutinya pembangunan Gedung Sport City," kata Jubir Pemerintah Aceh, Muhammad MTA.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Jubir Pemerintah Aceh, Muhammad MTA. 

"Jadi untuk saat ini, Pemeritah Aceh tidak dapat menyahutinya pembangunan Gedung Sport City," kata Jubir Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, kepada Serambinews.com, Rabu (22/9/2021).

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM,SIGLI - Meski Gedung Sport City telah diajukan satu paket dengan sarana lain untuk perhelatan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV di Pidie tahun 2022.

Namun, Gedung Sport City itu gagal dibangun di Pidie, lantaran Pemerintah Aceh tidak memplotkan dana untuk gedung itu.

Padahal, Pemkab Pidie telah membebaskan lahan seluas 5 hektare lebih di Gampong Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie.

"Jadi untuk saat ini, Pemeritah Aceh tidak dapat menyahutinya pembangunan Gedung Sport City," kata Jubir Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, kepada Serambinews.com, Rabu (22/9/2021).

Ia menyebutkan, Pemerintah Aceh berpendapat bahwa Gedung Sport City bisa dimamfaatkan dibangun pada even nasional atau pada kesempatan pengajuan ke Pemerintah Pusat melalui Kemenpora.

Menurutnya, Pemkab Pidie memang bercita-cita membangun gedung Sport City yang di dalamnya terdapt sarana dan prasarana (sapras) renang bertaraf internasional, yang menghabiskan dana sekitar Rp 100 miliar. 

Baca juga: Lahan Sport City Pidie belum Ditetapkan

"Maka kami memandang Gedung Aquatik di-pending (ditunda) dahulu, saya rasa bisa dikondisikan gedung itu pada even lain secara nasional," jelasnya.

Ia menyebutkan, anggaran bantuan keuangan untuk Pemkab Pidie Rp 90 miliar untuk PORA telah dilakukan finalisasi dalam rapat di ruang kerja Wakil Bupati Pidie, Selasa (21/9/2021).

Menurutnya, pembangunan sapras cabor telah dilakukan finalisasi dan beberapa dikerjakan dalam bentuk rehab.

"Secara khusus kami sependapat dengan Pemkab Pidie dalam memaksimalkan lapangan sepakbola Blang Paseh, sebagai lokasi pembukaan, sekaligus digunakan untuk cabang sepakbola dan atletik. Juga kita akan menggunakan lapangan sepakbola Simpang Tiga dan Kota Mini Beureunuen," jelasnya.

Untuk lapangan sepakbola Blang Paseh, kata Muhammad MTA, disepakati akan dibangun track atletik dan tribun utama sebagai tempat pembukaan PORA.

Ia menambahkan,  Pemerintah Aceh dan Pidie telah melakukan kajian-kajian secara komprehensif terkait sapras yang dibangun.

Nantinya selesai PORA, tentunya akan menjadi sarana publik yang bisa digunakan secara simultan oleh masyarakat dengan menggelar even lokal. (*)

Baca juga: KONI Aceh Gerah Lokasi Sport City untuk PORA belum Ditetapkan, Abusyik: jangan Nina Bobokkan Saya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved