Breaking News:

Internasional

Taliban Hadapi Perjuangan Berat Untuk Berbicara di Majelis Umum PBB

Taliban, penguasa baru Afghanistan memiliki perjuangan berat dalam upaya diakui dunia. Saat ini Taliban sedang berupaya berbicara dengan para

Editor: M Nur Pakar
AFP KARIM JAAFAR/SAEED KHAN
Abdul Ghani Baradar (kanan) dan Mohammad Hassan Akhund. Inilah profil 7 petinggi Taliban yang akan menjalankan pemerintahan Afghanistan. Mohammad Hassan Akhund ditunjuk sebagai perdana menteri 

Surat-surat dari duta besar Afghanistan untuk PBB dari Ghulam Isaczai, yang mewakili pemerintah sebelumnya sudah diterima.

Demikian juga Menteri Luar Negeri Taliban, Ameer Khan Muttaqi sudan ada di hadapan komite, kata juru bicara majelis Monica Grayley.

"Hanya komite yang bisa memutuskan kapan harus bertemu," kata Grayley.

Baca juga: Taliban Sebut ISIS-K Sebagai Ancaman Terbesar Keamanan Nasional Afghanistan

Anggota komite adalah Amerika Serikat, Rusia, Cina, Bahama, Bhutan, Chili, Namibia, Sierra Leone dan Swedia.

Afghanistan terdaftar sebagai pembicara terakhir dari pertemuan tingkat menteri pada 27 September 2021.

Jika tidak ada keputusan saat itu, Isaczai, duta besar Afghanistan yang saat ini diakui untuk PBB, akan memberikan pidatonya.

Ketika Taliban terakhir memerintah dari tahun 1996 hingga 2001, PBB menolak untuk mengakui.

Taliban mengatakan menginginkan pengakuan internasional dan bantuan keuangan untuk membangun kembali negara yang dilanda perang itu.

Namun susunan pemerintahan baru Taliban menimbulkan dilema bagi PBB.

Baca juga: Taliban Ingin Berbicara di Majelis Umum PBB Sebagai Pemerintah Resmi Afghanistan

Beberapa menteri sementara termasuk Muttaqi masuk dalam daftar hitam teroris internasional dan penyandang dana terorisme oleh PBB.

Taliban mengatakan mereka mencalonkan perwakilan permanen PBB yang baru, Mohammad Suhail Shaheen, kata juru bicara PBB.

Dia telah menjadi juru bicara Taliban selama negosiasi damai di Qatar.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved