Breaking News:

Berita Nagan Raya

Dosen UTU Lakukan Pengabdian Pembuatan Akuaponik Rakit Apung di Nagan Raya

"Pengabdian ini telah dimulai Juni hingga September 2021. Harapannya masyarakat dapat menggunakan sistem akuaponik rakit apung untuk produksi ikan dan

Penulis: Rizwan | Editor: Nurul Hayati
Dok. Fazril
Pengabdian dosen UTU di Desa Lhok Seumot, Kecamatan Beutong, Nagan Raya, Jumat (24/9/2021). 

"Pengabdian ini telah dimulai Juni hingga September 2021. Harapannya masyarakat dapat menggunakan sistem akuaponik rakit apung untuk produksi ikan dan sayuran secara berkelanjutan. Tumbuhan yang sudah dicobakan dalam kegiatan ini kangkung, sedangkan ikan yang sudah dicobakan lele dan gabus," ujarnya.

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Dosen Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh melalui kegiatan pengabdian berbasis riset, mengajarkan pembuatan akuaponik rakit apung di Desa Lhok Seumot, Kecamatan Beutong, Nagan Raya.

Pengabdian mulai Juni-September 2021, merupakan solusi permasalahan belum optimalnya pemanfaatan wadah budidaya ikan. 

Kegiatan ini implementasi hasil riset yang dilakukan tim dari Prodi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yaitu Fazril Saputra MSi dan Yusran Ibrahim MSi. 

"Selama ini hasil dari kegiatan budidaya dilakukan masyarakat di Desa Lhok Seumot hanya menghasilkan kecukupan protein berupa ikan, namun kebutuhan berupa vitamin, mineral dan serat belum tercukupi. Pembuatan akuaponik rakit apung dalam wadah budidaya ikan ini merupakan solusi untuk menghasilkan kecukupan kebutuhan protein, vitamin, mineral serta serat dalam satu wadah budidaya ikan," kata Fazril kepada Serambinews.com, Jumat (24/9/2021).

Fazril menjelaskan, pembuatan sistem akuaponik rakit apung bertujuan untuk meremediasi air limbah wadah terpal ikan.

Sekaligus memanfaatkan kandungan senyawa organik yang terdapat di dalamnya untuk menumbuhkan tanaman air, seperti kangkung yang dapat di konsumsi masyarakat. 

Baca juga: Pengabdian Dosen Fakultas Pertanian Unimal, Kaum Ibu Ikut Pelatihan Membuat Dendeng

Teknologi akuaponik merupakan metode budidaya gabungan antara akuakultur dan hidroponik dalam satu wadah. 

Pengabdian berbasis riset, akuaponik rakit apung ini, kata Fazril juga peran aktif UTU dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Lhok Seumot  

"Pengabdian ini telah dimulai Juni hingga September 2021. Harapannya masyarakat dapat menggunakan sistem akuaponik rakit apung untuk produksi ikan dan sayuran secara berkelanjutan. Tumbuhan yang sudah dicobakan dalam kegiatan ini kangkung, sedangkan ikan yang sudah dicobakan lele dan gabus," ujarnya.(*)

Baca juga: UTU dan Pemkab Gelar Loka Karya dan FGD Kelembagaan Sentra IKM Pala Meukek

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved