Internasional
Presiden Irak Sebut Terorisme dan Korupsi Bekerjasama, Harus Diberantas Bersama-sama
Presiden Irak Barham Salih mengungkapkan negaranya terus dirundung perang dan genosida (pembantaian) dalam 40 tahun terakhir ini.
Irak bersiap untuk pemilihan nasional bulan depan, yang menurut Salih akan menentukan dan memiliki efek di seluruh wilayah.
Dia menekankan pentingnya memulihkan kepercayaan kepada pemilih Irak yang telah kehilangan kepercayaan karena kegagalan sistem sebelumnya.
Baca juga: Presiden Prancis Kunjungi Eks Kubu ISIS di Mosul, Siap Pertahanan Pasukan di Irak
Untuk itu, undang-undang pemilu baru telah diadopsi yang lebih adil dan representatif.
Salih mengatakan kode etik pemilihan baru akan menjamin keberhasilan pemilihan.
Sehingga dapat membuka jalan bagi reformasi damai melalui parlemen dan pemerintah yang benar-benar menghormati kehendak rakyat tanpa manuver dan manipulasi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/presiden-irak-barham-salih.jpg)