Breaking News:

Jurnalisme Warga

Taman Rusa, Objek Wisata Rekreatif dan Edukatif

Saya dan keluarga memutuskan untuk berlibur, menikmati wisata alam yang asri, tempat belajar, bermain, dan silaturahmi, walaupun jauh dari tempat

Editor: bakri
Taman Rusa, Objek Wisata Rekreatif dan Edukatif
IST
CHAIRUL BARIAH Wakil Rektor II Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (Uniki), Dosen Fakutas Ekonomi Universitas Almuslim, dan Anggota Forum Aceh Menulis (FAMe) Chapter Bireuen, melaporkan dari Lamtanjong, Aceh Besar

OLEH CHAIRUL BARIAH,  Wakil Rektor II Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (Uniki), Dosen Fakutas Ekonomi Universitas Almuslim, dan Anggota Forum Aceh Menulis (FAMe) Chapter Bireuen, melaporkan dari Lamtanjong, Aceh Besar

KEBERSAMAAN dengan keluarga di hari libur adalah hal yang sangat menggembirakan. Dari hasil diskusi bersama, saya dan keluarga memutuskan untuk berlibur, menikmati wisata alam yang asri, tempat belajar, bermain, dan silaturahmi, walaupun jauh dari tempat tinggal kami, Matangglumpang Dua, Bireuen.

Tempat wisata yang hendak kami tuju itu bernama Taman Rusa. Taman ini berada di Gampong Lamtanjong, Kecamatan Sibreh, Aceh Besar. Tempat ini dapat ditempuh dalam waktu ± 4 jam naik mobil dari Bireuen. Mengingat kami telah bermalam di Banda Aceh, maka kami putuskan bergerak dari Kota Pelajar dan Mahasiswa (Kopelma) Darussalam menuju Taman Rusa dengan waktu tempuh 30 menit.

Akses jalan yang kami lewati cukup baik, tanpa ada hambatan. Ketika tiba di pintu masuk petugas meminta kami untuk membayar tiket masuk seharga Rp15.000, per orang. Sebagai pelanggan setia Harian Serambi Indonesia, ini kesempatan bagi saya menggunakan salah satu manfaat dari Tribun Family Card (TFC), mengingat Taman Rusa merupakan salah satu merchant TFC.

Dengan memperlihatkan kartu multiguna ini kepada petugas, kami dapat masuk gratis dengan jumlah maksimal lima orang. Saya senang, karena ketentuan ini berlaku per hari selama satu tahun sesuai masa berlakunya kartu TFC. Di dalam lokasi wisata ini tersedia aneka permainan untuk anak-anak, seperti kolam pemandian, waterboom, sepeda dengan berbagai jenis yang biasanya disewa oleh pengunjung untuk berkeliling menikmati keindahan Taman Rusa.

Selain itu, ada juga becak mini dan mobil ATV mini untuk anak-anak. Juga ada sepeda bebek, sarana untuk mengelilingi kolam, dengan membayar sewa antara Rp10.000-Rp15.000. Sepeda ini dapat kita kayuh sendiri sambil menguji nyali berada di atas air dan harus berhatihati saat mengemudikannya karena tidak tersedia pelampung bila terjadi kecelakaan di tengah kolam.

Pengunjung juga dapat menyewa alat pancing untuk menyalurkan hobi memancing sambil menguji kemahiran memancing berbagai jenis ikan yang ada di dalam kolam, seperti gurami, mujahir, nila, dan ikan mas. Kita dapat menyaksikan berbagai tingkah polah pengunjung yang sedang memancing.

Pada saat dapat ikan, mereka bersorak gembira. Namun, ketika pancing diangkat ternyata ikannya kecil, kami pula yang tertawa geli. Menariknya, di sini kita dapat berkeliling pulau kecil dengan naik kereta api. Sang masinis sering menggoda anak-anak agar tertarik untuk naik kereta dengan berjoget ala badut sambil menyanyikan lagu Naik Kereta Api mengikuti irama lagu-lagu daerah dengan mimik yang lucu.

Penumpang kereta api mini ini tidak hanya anak-anak, tetapi orang dewasa pun dibolehkan naik. Pengelola wisata ini sangat memanjakan pengunjung dengan membangun replika kincir angin dari Belanda yang terletak di tengah taman. Saat kita berada di bawah kincir angin perasaan sedang berada di Belanda. Bangunan ini merupakan ciri khas negara Belanda yang dikenal dengan sebutan Windmills.

Menurut sejarah, pada zaman dulu Belanda memiliki ± 10.000 kincir angin yang beroperasi untuk bantu menggerakkan rotor industri. Bangunan yang paling menarik dan menjadi ikon Kota Paris juga ada di taman ini, yakni replika Menara Eiffel Prancis. Menara ini aslinya memiliki ketinggian 324 meter.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved