Dana Desa
505 Gampong di Aceh Ukir Sejarah, Tercepat dalam Pencairan Dana Desa 100 Persen Secara Nasioal
Pertama pemanfaatan untuk pembagunan dana reguler Gampong, kedua untuk pemanfaatan pencegahan penularan virus corona di Gampong dan ketiga penyaluran
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 505 gampong di Aceh yang tersebar di 14 daerah, pada Oktober 2021, dijagokan sebagai gampong tercepat dalam pencairan, penyaluran dan pemanfatan dana desa 2021 di Indonesia.
“Ke 505 gampong itu, sudah menyelesaikan pencairan dan penyaluran dana desa reguler dan dana desa untuk pencegahan covid 19 sebesar 100 persen. Sekarang ini, mereka sedang menunggu pencairan BLT dana desa tahap akhirnya,” kata Sekda Aceh dr Taqwallah MKes kepada Serambinews.com, Senin (27/9) di Banda Aceh usai menerima laporan dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Dr Zulkifli MSi.
Taqwallah mengatakan, dalam masa pandemi covid 19 tahun 2021 ini, pemanfaatan dana desa dibagi dalam tiga bagian.
Pertama pemanfaatan untuk pembagunan dana reguler Gampong, kedua untuk pemanfaatan pencegahan penularan virus corona di Gampong dan ketiga penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat Gampong yang terdampak covid 19.
Baca juga: Gawat! Diduga untuk Buat Beli Chip Domino, Tiga Pemuda Nekat Curi Tablet Milik Sekolah
Dari tiga penggunaan dana desa tersebut, menurut laporan Kadis PMG Aceh Dr Zulkifli MSi dua bagian sudah diselesaikan oleh 505 Gampong tersebut dengan baik, dan kini tinggal pencairan dan penyaluran BLT dana desa tahap akhir (Oktober, November dan Desember).
Oleh karena itu, kata Taqwallah, jika pada bulan depan (oktober), ke 505 Gampong itu bisa mencairkan dan menyalurkan BLT dana desa tahap akhirnya, maka ke 505 Gampong itu, akan dilaporkan kepada Kementerian Desa sebagai Gampong yang tercepat di Aceh dan Indonesia dalam pencairan dan penyaluran dana desa 2021.
Menurut info dari pusat, sampai bulan ini belum ada desa-desa di Indonesia yang telah mencairkan dan menyalurkan dana desa untuk ketiga manfaat tersebut di atas tadi.
Untuk mewujudkan keinginan tersebut di atas, kata Taqwallah, pihaknya bersama DPMG Aceh, dalam waktu dekat ini akan melakukan pertemuan dengan Kadis DPMG Kabupaten/Kota untuk memotivasi daerah yang gampongnya berpeluang menjadi gampong tercapat dalam pencairan dan penyaluran dana desa 2021 se-Indonesia, secara virtual dan daerah lian untuk melakukan persipan yang sama, untuk menjadi gampong tercepat dalam pencairan dan penyaluran dana desa 2021.
Baca juga: Pembunuh Nek Dahniar di Aceh Barat Terungkap, Ini Motif Pelaku Habisi Korban, Terkait Pinjam Uang
Percepatan pencairan dana desa untuk pemanfaatan pembangunan gampong, kata Taqwallah, sudah menjadi komitmennya Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT.
“Beliau selalu memberikan semangat kepada para Bupati/Walikota, Sekda Aceh, Sekda Kabupaten/Kota, Kadis DPMG Aceh, Kadis PMG Kabupaten/Kota dan camat untuk selalu memberikan perhatian khusus kepada pencairan dan penyaluran dana desa,” tutur Taqwallah.
Alasan Gubernur Nova Iriansyah, selalu mengingatkan kepada kami, agar pencairan dan penyaluran dana desa bisa cepat dicairkan, karena untuk sementara ini, hanya dana desa salah satu sumber anggaran yang bisa diandalkan masyarakat Gampong di Aceh untuk mempercepat pembangunan infratruktur dasar gampong, pendidikan, kesehatan, olah raga, agama, sosial, budaya dan lainnya.
Untuk itu, supaya masalah yang muncul di desa cepat diatasi, maka salah satu solusinya adalah, percepat pencairan dan penyaluran serta pemanfaatan dana desa bagi kesejahteraan masyarakat gampong.
Menurut penjelasan Kadis DPMG Aceh Dr Zulkifli kepada kami, sebut Taqwallah, jumlah dana desa yang dicairkan sampai September 2021 sudah mencapai Rp 3,543 triliun, atau sudah sebesar 71,05 persen dari pagunya Rp 4,986 trilliun. Untuk posisi bulan ini, realisasi dana desa sebesar itu sudah sangat besar.
Baca juga: Kasih Ibu Ini Bikin Haru, Rela Antar & Tungguin Anaknya Ikut Tes CPNS Kejaksaan RI, Begini Kisahnya
Oleh karena itu kepada gampong-gampong yang telah merealisasikan dana desanya tepat waktu, kami selaku Sekda Aceh mengucapkan terima kasih dan memberikan appresaisi yang tinggi kepada Bupati/Walikota, Kadis DPMG Aceh, Kadis DPMG kabupaten/Kota, Camat, Kepala Desa dan pendamping dana desa.
Selaku Sekda Aceh, kata Taqwallah, dirinya senang dan bahagia, serta bangga, karena hasil kerjanya pada Desember 2019 lalu, yang melakukan kunjungan ke 23 kabupaten/kota berkampanye cara mempercepat penyaluran dana desa bagi kesejahteraan masyarakat gampong sudah memberikan hasil.
Pencairan dana desa untuk triwulan ketiga tahun 2021 ini, sudah mencapai di atas 70 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sekda-aceh-dr-taqwallah-bicara-seleksi-pejabat.jpg)