Breaking News:

Berita Langsa

Pria Tionghoa Digerebek dengan Wanita Bersuami dalam Ruko Tertutup di Langsa, Mengaku Hitung Uang

Pasangan non-muhrim diduga melakukan pelanggaran syariat Islam ini digerebek warga di salah satu ruko, kawasan Pusat Pasar Langsa, Gampong Teungoh, Ke

Penulis: Zubir | Editor: Mursal Ismail
Kiriman Heri WH  
Petugas WH memintai keterangan pasangan non-muhrim yang diamankan warga di sebuah Ruko, Minggu (26/9/2021) malam. Foto direkam di Kantor Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Langsa 

Pasangan non-muhrim diduga melakukan pelanggaran syariat Islam ini digerebek warga di salah satu ruko, kawasan Pusat Pasar Langsa, Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota, Minggu (26/9/2021) malam.  

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Langsa, Senin (27/9/2021) siang menyerahkan pasangan lelaki warga Tionghoa dan wanita bersuami.

Pasangan non-muhrim diduga melakukan pelanggaran syariat Islam ini digerebek warga di salah satu ruko, kawasan Pusat Pasar Langsa, Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota, Minggu (26/9/2021) malam.  

Warga Tionghoa berinisial HD (27) warga Gampong Teungoh berstatus pelajar/mahasiswa dan wanita berinisial SN (23), warga salah satu gampong di Kecamatan Langsa Baro ini berstatus sudah bersuami. 

Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Langsa, H Aji Asmanuddin, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Senin (27/9/2021) malam ini. 

Aji Asmanuddin menyebutkan, pasangan HD dan SN digerebek warga Minggu (26/9/2021) pukul 20.00 WIB, bahkan mereka baru membuka pintu ruko, kemudian menutup lagi. 

Baca juga: VIDEO Jadi Tersangka Mesum YouTuber Langsa Terancam Hukuman 45 Kali Cambuk

Baca juga: Mesum dalam Mobil, YouTuber Langsa Ditetapkan Sebagai Tersangka, Pasangan Wanitanya Berstatus Saksi

Baca juga: YouTuber Langsa Terancam Hukuman 45 Kali Cambukan, Jadi Tersangka Mesum, Begini Nasib Pasangannya

"Warga mengetuk pintu ruko, sekitar belasan menit baru mereka buka, saat itu hanya ada mereka berdua di dalam ruko yang menjual barang grosir makanan itu," kata Aji Asmanuddin. 

Kepada petugas WH, tambah, Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Langsa ini, keduanya mengaku berada di lantai dua dalam ruko itu untuk menghitung uang.

"Sebelumnya SN mengaku ditelepon oleh DN agar datang ke ruko DN itu untuk membantu DN menghitung uang," jelasnya.

Malam itu, timpal Aji Asmanuddin, masyarakat setempat merasa curiga di dalam ruko DN tersebut ada wanitanya yang berstatus bukan istrinya.

Malam itu juga, DN dan SN diserahkan warga ke petugas WH yang datang ke lokasi setelah dihubungi warga.

Untuk menghidari hal tak diinginkan, keduanya langsung dibawa petugas WH Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Langsa.

"Siang tadi keduanya sudah kita serahkan ke Polres Langsa, jika nantinya mereka terbukti melakukan pelanggaran syariat, maka akan diproses sesuai Qanun Aceh," tutupnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved