Breaking News

Kesehatan

dr Zaidul Akbar Bagikan Cara Menghilangkan Alergi Akibat Dermatitis Atopik atau Eksim pada Bayi

Ahli kesehatan sekaligus pendakwah, dr Zaidul Akbar membagikan cara mengatasi rasa gatal akibat penyakit dermatitis atopik atau eksim atopik pada bayi

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Safriadi Syahbuddin
Instagram @monaratuliu
Bayi Mona Ratuliu pernah mengalami dermatitis atopik atau eksim atopik pada Agustus 2020 lalu. 

SERAMBINEWS.COM - Ahli kesehatan sekaligus pendakwah, dr Zaidul Akbar membagikan cara mengatasi rasa gatal akibat penyakit dermatitis atopik pada bayi.

Kata dr Zaidul Akbar, penyakit dermatitis atopik pada bayi bisa dihilangkan dengan melakukan perawatan menggunakan bahan-bahan alami.

Melansir dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia, dermatitis atopik atau eksim atopik adalah penyakit merupakan kelainan kulit tersering pada anak terutama pada bayi.

Bayi dan anak yang mengalami dermatitis atopik umumnya memiliki keluhan dan gejala kulit kering, kemerahan, bersisik, dan gatal pada satu atau beberapa tempat di wajah, leher, lipatan siku/lutut,  pergelangan kaki hilang timbul, dan berlangsung lama (kronik).

Dermatitis atopik telah menjadi masalah kesehatan yang penting terutama pada bayi dan anak saat ini karena menyebabkan kondisi yang tidak nyaman pada bayi dan anak akibat iritasi dan rasa gatal yang dominan di daerah kulit sehingga dapat mengganggu proses tumbuh kembang bayi dan anak.

Baca juga: Jangan Asal Poles, Bunda Ketahui Ini Bahaya Kosmetik pada Anak-Anak, Sebabkan Alergi hingga Kanker

Selain itu dermatitis atopik juga mengakibatkan tekanan atau beban pada keluarga, mempengaruhi pola makan dan tidur bayi, serta biaya kesehatan dan pengobatan.

Pada sebagian besar pasien, dermatitis atopik merupakan penyakit alergi awal terjadi sebelum asma dan rinitis alergi di kemudian hari.

Penyebab dermatitis atopi terjadi akibat interaksi multifaktorial, yaitu faktor genetik (keturunan), lingkungan, gangguan fungsi sawar (pelindung) kulit, faktor imunologik, dan infeksi.

Jika Ibu memiliki bayi yang mengalami dermatitis atopik, tak perlu khawatir.

dr Zaidul Akbar yang terkenal dengan pengobatan herbal ini membagikan cara mengatasi rasa gatal sekaligus menghilangkan penyakit dermatitis atopik pada bayi.

Hal tersebut diungkapkan dr Zaidul Akbar saat menjawab pertanyaan dalam sebuah kajian yang diunggah melalui kanal YouTube Bisikan.com pada Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Dr Zaidul Akbar Bagikan Resep Alami untuk Menghilangkan Gatal, Penyakit Kulit, Eksim dan Psoriasis

"Bayi saya umur 7,5 bulan didiagnosa dermatitis atopik, saat ini bayi masi ASI dan sudah mulai MP ASI bagaimana cara menghilangkan alerginya?," kata dr Zaidul Akbar saat membacakan pertanyaan.

Ada beberapa cara yang dianjurkan dr Zaidul Akbar untuk mengatasi dermatitis atopik pada bayi.

Pertama, oleskan pada badan bayi menggunakan minyak herbal seperti castor oil, minyak jarak, minyak zaitun, atau minya kelapa (virgin coconut oil).

Setelah dilumuri minyak, jemur bayi beberapa saat.

"Lumuri badannya dengan castor oil, minyak jarak atau minyak zaitun atau minyak vco lalu dijermur bayinya," kata dr Zaidul Akbar.

Selanjutnya, perbaiki kualitas air susu ibu (ASI) agar memberikan nutrisi baik kepada bayi yang mengalami dermatitis atopik.

Baca juga: 8 Cara Mengatasi Eksim Kulit dengan Bahan Alami, Ada Madu Hingga Lidah Buaya

Meningkatkan kualitas ASI bisa dilakukan dengan banyak mengonsumsi sayuran hijau.

Selain itu, dr Zaidul Akbar juga menganjurkan agar ibu sering minum air kelapa.

Sebutnya, air kelapa merupakan jenis air yang sangat baik untuk menetralisir alergi dan racun.

"Makan sayuran hijau, rermasuk ibu minum air kelapa, air kelapa salah satu air yang sangat baik untuk menetralisir alergi dan racun," pungkas dr Zaidul Akbar di akhir video. 

Bisa juga melakukan tips berikut untuk mengatasi dermatitis atopik pada bayi, sebagaimana dilansir Serambinews.com dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia berikut.

Perawatan Saat Mandi

Mandi 1-2x sehari dengan menggunakan air hangat kuku (suhu 36-37 derajat Celcius).

Lama mandi kira-kira 10-15 menit.

Menggunakan sabun yang mengandung pelembab, pH 5,5-6, tidak mengandung pewarna dan pewangi.

Mencegah bahan iritan saat mandi, seperti sabun anti septik.

Baca juga: Tak Tahan dengan Rasa Gatal? Ini 12 Obat Kurap dari Bahan Alami, Efektif, Aman hingga Mudah Didapat

Perawatan Setelah Mandi

Setelah mandi segera (dalam waktu 3 menit setelah mandi), oleskan pelembab ke seluruh kulit kecuali kulit kepala.

Cara aplikasi: menggunakan tangan, dioleskan tipis di seluruh permukaan kulit kecuali kulit kepala, apabila kulit terkena air atau bahan lain dalam waktu kurang dari 5 menit setelah pengolesan, prosedur diulang kembali

Perawatan Kulit lainnya

Memakai pakaian yang ringan, lembut, halus, dan menyerap keringat.

Mencegah bahan iritan, seperti deterjen, sabun cair pencuci priring, dan desinfektan saat mencuci pakaian bayi.

Menghindari faktor pencetus alergen, seperti tungau debu rumah, binatang peliharaan, dan serbuk bunga.

Menjaga suhu ruangan tempat bayi berada agar tidak ekstrim, seperti terlau panas atau terlalu dingin. (Serambinews.com/Firdha Ustin)

Baca juga berita lainnya

Baca juga: Setelah Dilamar Teuku Ryan, Ria Ricis Diisukan Pernah Dekat Alshad Ahmad, Ini Tanggapannya

Baca juga: dr Zaidul Akbar Bagikan Rahasia Obat Ambeien atau Wasir Selain Pepaya dan Lidah Buaya

Baca juga: Ketua Fraksi PA DPRK Aceh Besar Minta Bupati Evaluasi dan Audit Internal Program Selama 4 Tahun

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved