Selasa, 28 April 2026

Seminar Internasional

FEB Unimal Gelar Konferensi Internasional Hadirkan Pembicara dari Delapan Negara

Konferensi menghadirkan 8 keynote speaker dan 42 plenary, jadi total 50 pembicara yang hadir dari delapan negara dan dari perguruan tinggi dalam neger

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Malikussaleh (UNIMAL) bekerja sama dengan lembaga Indonesian Education Share to Care (IES2C) mengadakan Konferensi internasional bertema The 1st Economic and Business International Conference 2021 secara virtual via zoom, Rabu (29/9/2021). 

Laporan Fikar W Eda I Jakarta

SERAMBINEWS COM, JAKARTA - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Malikussaleh (UNIMAL) bekerja sama dengan lembaga Indonesian Education Share to Care (IES2C) mengadakan Konferensi internasional bertema The 1st Economic and Business International Conference 2021 secara virtual via zoom, Rabu (29/9/2021).

Kegiatan berlangsung di Aula Cut Mutia komplek kampus Unimal di Bukit Indah Lhokseumawe. Konferensi digelar sehari penuh.

Konferensi tersebut mengangkat tema “Strengthening the capacity of halal products to develop sharia Economics Growth” penguatan kapasitas dari produk halal untuk menyokong dan mengembangkan pertumbuhan ekonomi khususnya Aceh yang merupakan deaerah syariat islam.

Konferensi menghadirkan 8 keynote speaker dan 42 plenary, jadi total 50 pembicara yang hadir dari delapan negara dan dari perguruan tinggi dalam negeri.

Baca juga: Warga Mengadu ke DPRK Nagan Raya Soal Sengketa Lahan, Begini Tanggapan Pemda dan Perusahaan

Keynote speaker dari luar negeri di antaranya India, Kosovo, Portugal, Philipina, Turki, Irak, Pakistan dan Banglades serta 42 pembicara (Plenary) yang berasal dari beberapa perguruan tinggi dalam dan luar negeri, diantaranya Universitas Terengganu Malaysia, Universitas siliwangi tasikmalaya, IAIN Madura, IAIN Curup, IAIN Lhokseumawe, STIES Sabang, dan beberapa perguruan tinggi lainnya.

Dr. Khalsiah, S.Pd., M.Hum selaku Chairman of Conference mengatakan bahwa konferensi internasional ini menjadi ajang diskusi soal riset tentang produk halal, tantangan dan kekuatan yang harus terus dikembangkan guna meningkatkan kemajuan pertumbuhan ekonomi.

Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan FEB UNIMAL dan Aceh kepada dunia.

Lebih lanjut Dr. Khalsiah juga menyampaikan bahwa kegiatan ini bisa menjadi pemicu terjadinya kerjasama antara para peneliti produk halal baik dari dalam maupun luar negeri.

Baca juga: Anggota DPRA Apresiasi Penutupan 15 Sumur Minyak, Tapi Nasib Pemilik dan Pekerja Harus Diperhatikan

Khalsiah juga menambahkan bahwa saat ini tren halal sudah mendunia sehingga diperlukan sosialisasi framework diskusi keilmuan dalam penelitian yang berhubungan dengan produk halal.

Dr. Hendra Raza, SE., M.Si., Ak., CA, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh bahwa kegiatan ini merupakan ajang bergensi karena diikuti oleh beberapa narasumber dari luar negeri dan pembicara lainnya dari perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

Kegiatan ini merupakan kegiatan konferensi pertama berskala internasional yang dilaksanakan secara virtual selama masa pandemic covid 19 yang bertujuan untuk menjalin kerjasama riset dengan peneliti-peneliti yang berhubungan dengan produk halal dan tidak menutup kemungkinan juga dibidang lainnya.

Sementara itu rektor UNIMAL Prof. Dr. Ir Herman Fithra, ST, MT, IPM, ASEAN. ENG dalam pembukaan konferensi internasional mengatakan merasa senang dan bangga bahwa even berskala internasional ini dapat terlaksana secara virtual.

Baca juga: Warga Blang Panyang Lhokseumawe Keluhkan Genangan Air Hujan di Jalan Banda Aceh - Medan

Rektor berharap kegiatan seperti ini terus bisa dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga memberikan peluang kepada para peneliti-peneliti muda khususnya baik dari kalangan dosen, mahasiswa dan masyarakat untuk berkarya dikancah nasional maupun internasional khususnya bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unimal.

Keynote speaker pertama yang berasal dari india yaitu Prof Dr Raj Kumar Singh, Head of Department of Department of Commerce of SMS, Varanasi, India yang memberi gambaran tentang produk halal sekarang telah berkembang bukan hanya di Negara yang mayoritas muslim namun juga dinegara-negara non muslim lainnya.

Berdasarkan paparannya dapat disimpulkan bahwa produk halal itu bukan hanya sudut pandang Islam atau agama sebagai amalan beragama yang wajib dan bernilai pahala.

Namun, di sisi sains, kandungan produk halal itu memang berkondisi baik dan memberikan dampak yang positif pada tubuh manusia.

Artinya, konsep halal itu bisa saja juga bernilai sebagai predikat baik untuk umum. Paparan terakhir disampaikan oleh keynote speaker yang berasal dari Portugal yaitu Prof Dr Ronie Figueredo Spinner Innovation Center, NECE/UBI and Europea yang membahas tentang small and medium enterprises (SMEs) atau kemajuan usaha kecil dan menengah.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved