Breaking News:

Berita Aceh Utara

Sidang Kasus Tiga Pria Selundupkan Sabu 31 Kg dari Thailand Sudah Lima Kali Ditunda, Ini Sebabnya 

Ini adalah penundaan kelima kali, karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Aceh Utara belum siap dengan materi tuntutan. 

Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
hand over dokumen pribadi
Humas Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara Muhifuddin MH 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Lhoksukon, Aceh Utara pada Senin (4/10/2021), kembali menunda sidang kasus penyelundupan 31 kilogram lebih sabu-sabu dari Thailand ke Aceh pada Januari 2021. 

Ini adalah penundaan kelima kali, karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Aceh Utara belum siap dengan materi tuntutan. 

Kasus itu menyeret tiga dari lima pria dalam kasus tersebut sebagai terdakwa.

Sedangkan dua pria lainnya sampai sekarang masih menjadi buronan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. 

Masing-masing terdakwa adalah, Hasballah alias Cek Lah, kemudian Mizal Zulmi alias Lek alias Angga, serta Mirza Zamzami alias Mirza, ketiganya warga Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara.

Mereka mulai menjalani sidang perdana di PN Lhoksukon pada 12 Juli 2021. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan saksi dan juga terdakwa. 

Baca juga: Miliki Sabu Satu Bungkus, Mahasiswa dan Petani di Aceh Tenggara Ditangkap Polisi

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan dari JPU sudah lima kali, yaitu pada 30 Agustus, 13 September, dan 20 September 2021, kemudian 27 September 2021. 

Humas PN Lhoksukon, Muhifuddin SH kepada Serambinews.com, Senin (4/10/2021), menyebutkan, sidang hari ini dengan agenda pembacaan materi tuntutan, kembali ditunda. 

“Ditunda lagi, JPU belum selesai tuntutan,” tulis Humas PN Lhoksukon, Muhifuddin. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved