Berita Aceh Barat
Dilaporkan Hilang, Santri di Aceh Barat Ditemukan di Warkop, Ini Sebab Meninggalkan Pesantren
Sebelumnya Aldo dilaporkan menghilang dari pesantren sejak Minggu (3/10/2021) sekitar pukul 11.00 WIB selama tiga hari
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Mevaldo Al-faisal Hamzah (17), salah satu santri di Pesantren Babul Fikri, Desa Gunong Kleng, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.
Pada Selasa (5/10/2021) berhasil ditemukan oleh warga di salah satu warung kopi di kawasan Masjid Ujong Kalak Meulaboh.
Warga yang sebelumnya mendapat informasi dari pemberitaan yang menyebutkan bahwa Aldo menghilang dari Pesantren.
Lantas langsung menghubungi orang tua santri tersebut untuk menjemputnya.
Sebelumnya Aldo dilaporkan menghilang dari pesantren sejak Minggu (3/10/2021) sekitar pukul 11.00 WIB selama tiga hari.
“Ia pergi meninggalkan dayah karena karena sering diejek oleh-teman-temannya,
lantaran dia memang fisiknya sudah terlihat dewasa,” ungkap Lilis Ibu kandung Aldo kepada Serambinews.com, Rabu (6/10/2021).
Baca juga: Dapat Nilai Tertinggi Tes SKD, Reny Octavira tak Lulus Masuk Sekolah Tinggi Transportasi Darat
Disebutkan, bahwa di pesantren tersebut Aldo salah satu santri yang sudah besar, yang seharusnya dia saat ini kelas 2 SMA.
Karena sudah dilakukan pemindahan ke beberapa tempat pesantren.
Sehingga karena tidak ada rapor dan ijazah maka Aldo harus duduk di kelas 3 SMP.
Ejekan teman-temannya karena dia sudah besar masih di duduk bangku SMP, sehingga membuat dirinya minder, dan memilih pergi saat itu.
Baca juga: Santri Ini Sudah 3 Hari Tinggalkan Dayah, Bila Ada Melihat Tolong Hubungi 082360990488
Baca juga: Harga TBS Sawit Ternyata Lebih Tinggi di Aceh Utara, Ini Luas dan Sebaran Kebun Kelapa Sawit
Disebutkan, selama berada di kawasan Ujung Kalak, Aldo bekerja sebagai buruh bangunan dan selama meninggalkan dayah.
Dia tidak berani kembali ke rumah lantaran takut disuruh balik lagi ke pesantren, sehingga dia tidak pulang ke rumah.
Saat yang bersangkutan berada di kawasan Ujung Kalak, ia mengaku keduanya orang tuanya berada di Cirebon.
Baca juga: Santri Dayah Serambi Aceh yangTenggelam Ditemukan Meninggal di Krueng Meureubo