Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Kankemenag dan KPNN Takengon Evaluasi Nilai IKPA Tahun 2021

“Kita berharap di triwulan ke empat ini, nilai IKPA maupun serapan anggaran di Kankemenag Aceh Tengah, bisa ditingkatkan,”

Penulis: Mahyadi | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/MAHYADI
Kegiatan FGG evaluasi nilai IKPA yang diselenggarakan Kankemenag Aceh Tengah, bersama dengan KPPN Takengon, di aula Hotel Grand Renggali, Kota Takengon, Senin (4/10/2021). 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Dua Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Tengah, masih memiliki nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) rendah lantaran belum maksimalnya serapan anggaran tahun 2021.

Untuk memacu akselerasi penyerapan anggaran sehingga dilakukan berbagai upaya sehingga menjelang akhir tahun nanti, nilai IKPA pada semua Satker di lingkungan Kankemenag Aceh Tengah, bisa meningkat. Muaranya, serapan anggaran menjadi semakin baik.

Salah satu upaya yang dilakukan, Kankemenag Aceh Tengah, bersama dengan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Takengon, menggelar Focus Group Discusion (FGD) terkait dengan evaluasi nilai IKPA. FGD yang berlangsung di aula Hotel Grand Renggali, Senin (4/10/2021) lalu.

Baca juga: Dari 730 Gampong di Pidie, 26 Desa Sudah Bayar Pajak, Ini Konsekuensi Bila tak Setor Pajak

Kepala KPPN Takengon, Saiful Huda kepada Serambinews.com, Rabu (6/10/2021) mengatakan, setelah selesai FGD tersebut, sehingga Satker di Kankemenag Aceh Tengah yang memiliki nilai IKPA rendah, dapat diperbaiki di sisa waktu tinggal beberapa bulan lagi.

“Kita berharap di triwulan ke empat ini, nilai IKPA maupun serapan anggaran di Kankemenag Aceh Tengah, bisa ditingkatkan,” harap Saiful Huda.

Ketika disinggung tentang batas waktu kegiatan untuk tahun 2021 hanya tinggal beberapa bulan lagi, Saiful Huda, optimis bisa berjalan sesuai dengan harapan, sepanjang Satker menjalankan petunjuk yang telah disampaikan dalam FGD.

“Sebagai contoh, tadi ada salah satu Satker di Kankemenag Aceh Tengah yang pejabatnya tidak ada. Nah, nanti di akhir tahun, dana yang ada disitu bisa digeser ke tempat lain, sehingga penyerapannya tidak sampai nol persen,” jelasnya.

Baca juga: Utang Rahasia Indonesia Terungkap, Ternyata Diam-diam Terima Sogokan China untuk Bangun Jalur Sutera

Ditambahkan Saiful Huda, untuk kegiatan FGD, selain menjadi inisiatif Satker, KPPN Takengon, juga rutin mengadakan kegiatan serupa.

“Jadi dengan pengelolaan anggaran yang bagus, kinerja bagus, penyerapan bagus sehingga berdampak pada perputaran perekenomian,” ungkapnya.

“Tidak bisa kita pungkiri, ada dua Satker di lingkungan Kankemenag Aceh Tengah memang nilai IKPA nya masih kurang serta jauh dari harapan. Makanya, hari ini kami lakukan evaluasi bersama dengan pihak KPPN,” sebut Kepala Kankemenag Aceh Tengah, Saidi B.

Baca juga: Dapat Nilai Tertinggi Tes SKD, Reny Octavira tak Lulus Masuk Sekolah Tinggi Transportasi Darat 

Kendala pertama, sebut Saidi, ada di salah satu Satker memang pejabatnya yang tidak ada sehingga di akun yang tersedia realisasinya masih nol persen. Selanjutnya, terkait dengan pembangunan MAN 1 Takengon yang sedang berjalan.

“Untuk pembangunan MAN 1 Takengon, kita harap di bulan Desember 2021 ini, bisa rampung sesuai dengan kontrak dan rencana. Untuk itu, melalui FGD kita mengambil langkah strategis sehingga setelah selesai tahun anggaran 2021, semuanya bisa clear dan tanpa persoalan,” sebutnya. (*)

Baca juga: Kodim Aceh Timur Gelar Syukuran HUT Ke-76 TNI, Dihadiri Forkopimda Langsa dan Aceh Timur

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved