Internasional
Hakim ICC di Belanda Minta Sekjen PBB Tetapkan Perwakilan Taliban di PBB
Hakim Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), Jumat(8/10/2021) memutuskan meminta informasi kepada Sekjen PBB.
SERAMBINEWS.COM, DEN HAAG - Hakim Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), Jumat(8/10/2021) memutuskan meminta informasi kepada Sekjen PBB.
Khususnya tentang siapa yang mewakili Afghanistan di badan-badan internasional setelah Taliban merebut kekuasaan pada 15 Agustus 2021.
Dilansir AFP, permintaan itu dimaksudkan untuk mengklarifikasi status kepemimpinan baru Afghanistan.
Hakim sedang bersiap memutuskan permintaan jaksa baru pengadilan global bulan lalu untuk melanjutkan penyelidikan di Afghanistan sejak 2002.
Karena ada dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang terkait dengan konflik Afghanistan.
Baca juga: Utusan Afghanistan Mundur dari Debat Majelis Umum PBB, Taliban Kirim Nama Baru
Dalam putusan tertulis, hakim mengatakan:
"Ada beberapa alasan, termasuk cepatnya perkembangan dan waktu yang singkat sejak Taiban menguasai Afghanistan."
"Masih ada margin ketidakpastian yang besar mengenai implikasi hukum dari peristiwa tersebut."
"Termasuk tujuan hukum internasional dan hubungan internasional.”
Para hakim juga meminta klarifikasi yang sama kepada Majelis Negara-Negara Pihak Pengadilan, Afghanistan sebagai anggota atau negara.
Baca juga: Taliban Hadapi Perjuangan Berat Untuk Berbicara di Majelis Umum PBB
Dalam sebuah pernyataan, pengadilan mengatakan hakim juga mengingatkan Jaksa Karim Khan.
Dimana, dia dapat meminta otorisasi untuk mengejar langkah-langkah investigasi yang diperlukan.
Dengan tujuan melestarikan bukti di mana ada peluang unik mendapatkan bukti penting atau ada risiko signifikan atau bukti mungkin tidak tersedia selanjutnya.
Hakim mengizinkan penyelidikan pada Maret 2020, yang mencakup pelanggaran oleh pasukan pemerintah Afghanistan dan Taliban.
Termasuk pasukan Amerika, dan operasi intelijen asing AS sejak tahun 2002.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kepala-kantor-politik-taliban-di-qatar.jpg)