Update Corona di Aceh
71 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh, Masih Ada 3 Juta Lagi Warga belum Vaksin
Sementara itu, lanjut pria yang disapa SAG itu, 71 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh meliputi warga Pidie sebanyak 19 orang, Aceh Besar 18 orang,
Penulis: Ansari Hasyim | Editor: Ansari Hasyim
Gejala yang ditimbulkan oleh suntik vaksin umumnya ringan dan bagi yang sudah divaksin, jika terkena virus corona, Insya Allah tidak parah.
Pada tahun 1960-1970 ungkap Taqwallah, Indonesia pernah diserang penyakit cacar.
Waktu itu sekitar 200-an orang dicacar setiap hari. Setelah sukses pada tahun 1980-an, imunisasi cacar dihentikan.
Pada tahun 1995-1997, ada vaksinasi polio. Pada Bulan September anak usia 5-10 tahun, dilakukan vaksin polio.
Sejak 2006 kasus polio tidak lagi ditemukan, 27 Maret 2014 diterbitkan sertifikat bebas polio.
Selanjutnya, calon jamaah haji/umrah yang mau berangkat ke tanah suci Mekkah, wajib divaksin meningitis untuk mencegah penularan sakit peradangan pada selaput pelindung otak dan sumsum tulang belakang.
Vaksin ini dibuktikan dengan sertivifat vaksinasi Internasional (ICV) atau disebut buku kuning.
Jadi, kata Taqwallah, program vaksinasi di masa pandemi covid 19 yang dilaksanakan pada tahun 2021 ini secara meluas ke berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tenaga kesehatan, pelayanan publik, orang lanjut usia (lansia), pelajar, orang umum dan penduduk desa adalah untuk membentengi diri dari penularan virus corona.
Populasi virus corona bisa dibasmi dan dicegah, di antaranya dengan pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan vaksin.
Apabila jumlah penduduk satu daerah bisa divaksin dalam persentase di atas sebesar 75 persen, maka tingkat kekebalan penduduknya terhadap virus corona menjadi tinggi.
"Dan bila, jumlah penduduk dalam satu daerah yang sudah divaksin berada di atas 75-80 persen, maka imunitas atau kekebalan lingkungan pendudunya jadi naik, dan kita bisa melepas masker," ujarnya.
Para santri dayah dan pesantren, yang selama ini pakai masker, setelah semuanya sudah divaksin, imunitas lingkungannya meningkat, maka maskernya sudah bisa dilepas.
Sekaranag ini, pihaknya belum berani memerintahkan anak sekolah dan santri untuk melepas maskernya, karena jumlah masyarakat dan santri yang divaksin masih sedikit sekitar 20 persen, belum mencapai angka 75-80 persen.
Untuk itu, kunjungan pihaknya ke berbagai pesantren dan dayah sejak Senin (4/10/2021) sampai Senin (11/10/2021) depan ke berbagai daerah, untuk hal tersebut, yaitu memberikan sosialisasi manfaat vaksin bagi tubuh santri kepada pimpinan pesantren dan dayah.(*)