Internasional
Kanselir Muda Australia, Sebastin Kurz Akan Mundur, Jadi Target Penyelidikan korupsi
Kanselir Austria Sebastian Kurz berencana mundur dalam upaya meredakan krisis pemerintah. Hal itu dipicu oleh pengumuman jaksa, dia menjadi target pe
SERAMBINES.COM, WINA - Kanselir Austria Sebastian Kurz berencana mundur dalam upaya meredakan krisis pemerintah.
Hal itu dipicu oleh pengumuman jaksa, dia menjadi target penyelidikan korupsi.
Dilansir AFP, Minggu (10/10/2021), Kurz (35) mengatakan telah mengusulkan agar Menteri Luar Negeri Alexander Schallenberg menggantikannya.
Tetapi Kurz sendiri akan tetap berada di garis depan politik.
Dia mengatakan akan menjadi kepala kelompok parlementer Partai Rakyat Austria yang konservatif.
Partai Kurz telah menutup barisan di belakangnya setelah pengumuman jaksa pada Rabu (6/10/2021).
Baca juga: Pria Bersenjata Tembak Pengunjung Kafe dan Restoran Austria, Dua Tewas dan 15 Luka-luka
Tetapi mitra koalisi juniornya, Partai Hijau, mengatakan Kurz tidak bisa tetap sebagai kanselir.
Menuntut partainya mencalonkan orang yang tidak dapat dicela untuk menggantikannya.
Para pemimpin oposisi telah meminta Kurz untuk mundur dan berencana mengajukan mosi tidak percaya terhadapnya di parlemen pada Selasa (12/10/2021).
“Yang kami butuhkan sekarang adalah kondisi yang stabil,” kata Kurz kepada wartawan di Wina.
"Jadi, untuk menyelesaikan kebuntuan, saya ingin membuat jalan untuk mencegah kekacauan dan memastikan stabilitas," tambahnya.
Kurz dan rekan-rekan dekatnya dituduh berusaha mengamankan kenaikannya ke kepemimpinan partainya.
Baca juga: CIA Akui Dinas intelijen China dan Pakistan Buru informannya
Melalui bantuan jajak pendapat yang dimanipulasi dan laporan persahabatan di media.
Dibiayai dengan uang publik.
Kurz, yang menjadi pemimpin Partai Rakyat, kemudian kanselir pada 2017, telah membantah melakukan kesalahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kanselir-austria-sebastian-kurz.jpg)