Berita Aceh Tamiang
Tengah Malam, Bayi Umur Sehari Ditinggal Sendirian di Pinggir Sungai di Aceh Tamiang
Sesosok bayi laki-laki yang diperkirakan baru berusia satu hari ditemukan di pinggir sungai Dusun Raya, Kampung Sukamakmur, Sekerak, Aceh Tamiang
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Sesosok bayi laki-laki yang diperkirakan baru berusia satu hari ditemukan di pinggir sungai Dusun Raya, Kampung Sukamakmur, Sekerak, Aceh Tamiang, Minggu (10/10/2021) dini hari.
Keberadaan bayi itu pertama kali diketahui oleh Novariana (19) yang curiga mendengar suara isak tangis pada pukul 01.30 WIB
Novariana yang kebetulan sedang menginap di rumah pamannya, Jamaluddin berinisiatif mencari asal suara itu dengan menelusuri pinggiran sungai.
“Saksi belum tidur karena sedang bermain ponsel.
Karena penasaran dengan suara tangisan, dia ke luar rumah pamannya untuk mencari sumber suara,” kata Kapolsek Karangbaru Iptu Suripto.
Baca juga: Bayi Laki-laki Ditemukan di Simpang Mamplam Bireuen, Diperkirakan Baru Berusia Satu Hari
Suripto melanjutkan ketika Novariana sudah berjalan kaki sejauh 50 meter.
Sumber suara semakin jelas dan kemudian ditemukan bayi dalam keadaan hidup.
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus kain sarung dan masih didapati ari-ari.
Merujuk kondisi ini, polisi menyimpulkan bayi itu masih berusia satu hari.
Baca juga: Pelaku Buang Bayi di Simpang Mamplam Bireuen Ditangkap, Ternyata Sekeluarga Asal Pidie Jaya
“Sepertinya baru dilahirkan, diperkirakan baru satu hari,” ungkap Suripto.
Oleh Novariana, bayi itu kemudian dibawanya pulang ke rumah pamannya.
Selanjutnya dititipkan di rumah Datok Penghulu Kampung Sukamakmur, Abdul Latif.
Baca juga: Petani Pidie Jual Chip di Warung Kopi Ditangkap, Polisi Sita BB 23 B di Ponsel dan Uang Tunai
Sejauh ini polisi masih menelusuri orang tua bayi dan pelaku yang membuangnya di pinggir sungai.
Polisi berkeyakinan motif kejahatan ini untuk membuang aib hasil hubungan gelap.
“Dugaan awal hubungan gelap, masih kami dalami,” kata Suripto. (*)
Baca juga: Sebelum Terlambat, Judi Online Wajib Diblokir, di Inggris Kerugian Capai Rp 23 Triliun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bayi-ditemukan-di-aceh-tamiang-10-10-2021.jpg)