Internasional
Tentara Lebanon Pasok Bahan Bakar ke Perusahaan Listrik, Pemadaman Satu Pekan Berakhir
Tentara Lebanon memasok bahan bakar ke perusahaan listrik negara pada Minggu (10/10/2021). Sehingga, jaringan listrik Lebanon kembali hidup seusai
SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Tentara Lebanon memasok bahan bakar ke perusahaan listrik negara pada Minggu (10/10/2021).
Sehingga, jaringan listrik Lebanon kembali hidup seusai satu pekan padam total.
Pembangkit listrik Deir Ammar dan Zahrani terhenti pada Sabtu (2/10/2021).
Sehingga, jaringan listrik negara padam sepenuhnya untuk kedua kalinya bulan ini.
Negara Mediterania itu sedang berjuang melawan gejolak ekonomi, dan kekurangan uang itu dalam beberapa bulan terakhir ini.
Pemerintah juga berjuang untuk mengimpor bahan bakar minyak untuk menghidupkan jaringan listrik.
Baca juga: Krisis Lebanon Makin Dalam, Politisi dan Bankir Simpan Jutaan Dolar di Luar Negeri
Sedangkan sebagian besar warga Lebanon tidak melihat perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari.
Dimana, pemerintah tidak menyediakan listrik satu hingga dua jam sehari selama berbulan-bulan.
Menteri Energi Walid Fayad, Minggu (10/10/2021) mengatakan jaringan telah kembali beroperasi.
“Jaringan kembali normal, seperti sebelum minyak habis di Deir Ammar dan Zahrani,” katanya.
Dia menyiratkan produksi akan kembali ke beberapa jam dalam sehari.
Dia berterima kasih kepada tentara karena menyerahkan lebih dari 6.000 kiloliter bahan bakar minyak, dimana setengahnya untuk pembangkit listrik.
Baca juga: Hakim Lebanon Bekukan Penyelidikan Ledakan Dahsyat Pelabuhan Beirut, Mantan Menteri Tolak Diperiksa
Perusahaan listrik negara mengatakan pengiriman bahan bakar minyak diharapkan tiba malam itu, dan diturunkan awal minggu depan.
Lebanon telah menyaksikan pemadaman listrik bergilir di seluruh negeri sejak berakhirnya perang saudara 1975-1990.
Tetapi krisis ekonomi telah memperburuk keadaan secara drastis.
Orang Lebanon yang mampu membelinya berlangganan generator pribadi untuk menjaga peralatan tetap menyala.
Tetapi pemiliknya sudah mulai menjatah pasokan listrik karena kelangkaan bahan bakar.
Masyarakat internasional telah lama menuntut perombakan total sektor listrik Lebanon yang terus merugi.(*)
Baca juga: Perusahaan Listrik Lebanon Krisis Bahan Bakar, Negeri Terancam Gelap Gulita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/perusahaan-listrik-negara.jpg)