Rabu, 8 April 2026

Internasional

Qatar Bebaskan Tentara Afghanistan, Pembunuh Tiga Tentara Australia 2012

Seorang tentara Afghanistan yang membunuh tiga tentara Australia dibebaskan dari tahanan di Qatar. Tetapi, keberadaannya belum diketahui, kata para pe

Editor: M Nur Pakar
AP
Tentara Australia saat bertugas di Afghanistan 

SERAMBINEWS.COM, DOHA - Seorang tentara Afghanistan yang membunuh tiga tentara Australia dibebaskan dari tahanan di Qatar.

Tetapi, keberadaannya belum diketahui, kata para pejabat, Senin (11/10/2021).

Tentara itu yang dikenal sebagai Hekmatullah melarikan diri setelah menembak mati tentara Australia dan melukai dua lainnya di sebuah pangkalan pada 2012,

Dia dijatuhi hukuman mati pada tahun 2013.

“Posisi pemerintah selalu bahwa Hekmatullah harus menjalani hukuman yang adil dan proporsional, sesuai dengan kejahatannya," kata pemerintah Australia.

Baca juga: VIDEO - Serangan ke Masjid di Afghanistan, Puluhan Orang Meninggal

"Dia tidak boleh diberikan pembebasan atau pengampunan dini,” harapnya.

Kepala Pertahanan Australia, Jenderal Angus Campbell mengatakan kepada komite Senat keluarga para prajurit diberitahu tentang pembebasan Hekmatullah.

Hugh Jeffrey, pakar kebijakan internasional Departemen Pertahanan mengatakan Australia menemukan Hekmatullah telah dibebaskan dari Qatar melalui intelijen yang sangat sensitif.

Jeffrey tidak mengetahui kapan pembebasan itu dilaksanakan.

Pemerintah Qatar tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Baca juga: Pria Afghanistan Tuduh Pemerintah AS Paksa Tinggalkan Anak dan Istrinya di Afghanistan

Hekmatullah telah dipindahkan dari Afghanistan ke Qatar pada September 2020.

Dia masuk dalam kesepakatan yang ditengahi oleh Amerika Serikat menjelang pembicaraan damai antara Afghanistan dan Taliban.

Negara Arab yang kaya energi itu telah menjadi tempat negosiasi antara AS dan Taliban.

Bahkan, telah menjadi tuan rumah bagi kelompok yang sekarang mengendalikan Afghanistan.(*)

Baca juga: Presiden Terguling Afghanistan Sudah Perkirakan Kabul Jatuh ke Tangan Taliban

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved