Breaking News:

Opini

Syariat Islam; Solusi Menghadapi Pandemi Covid-19

Kondisi Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang kita hadapi sudah berlangsung kurang lebih 11⁄2 tahun

Editor: bakri
Syariat Islam; Solusi Menghadapi Pandemi Covid-19
FOR SERAMBINEWS.COM
dr. H. Edi Gunawan, MARS Direktur RSUD dr. Zubir Mahmud dan Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Aceh Timur

Oleh dr. H. Edi Gunawan, MARS Direktur RSUD dr. Zubir Mahmud dan Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Aceh Timur

Kondisi Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang kita hadapi sudah berlangsung kurang lebih 11⁄2 tahun, dimulai sejak Maret 2020 sampai dengan sekarang. Jika kita melihat perkembangan kasus Covid-19 di dunia secara statistik saat ini (03/10/2021) tercatat kasus terkonfirmasi berjumlah 235.394.274 orang, yang sembuh 212.203.553 orang, dan meninggal 4.810.842 orang.

Di Indonesia, pertanggal 03 Oktober 2021 tercatat 4.219.284 kasus terkonfirmasi, sembuh 4.044.235 orang, dan meninggal 142.173 orang.

Adapun perkembangan kasus Covid-19 di  Aceh hingga 03 Oktober 2021 terdapat 37.845 kasus, yang sembuh 34.372 orang, dan meninggal 1.957 orang.

Berdasarkan data hingga 17 Agustus 2021 terdapat angka kematian dari berbagai profesi tenaga kesehatan akibat Covid-19, di antaranya dokter 640 orang, dokter gigi 98 orang, perawat 637 orang, bidan 377 orang, dan lebih dari 100 orang kematian dari tenaga kesehatan lainnya. Kemudian kematian para kyai, ulama dan pimpinan pondok pesantren yang ada di negeri ini yang meninggal akibat Covid-19 berjumlah lebih dari 600 orang (02/08/2021).

Presiden telah menetapkan pandemi Covid-19 ini sebagai bencana nasional sejak 13 April 2020. Sejak saat itu pemerintah telah melakukan berbagai strategi dalam menghadapi pandemi Covid-19, salah satunya dalam bentuk penerapan protokol kesehatan dari 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) yang kemudian berubah menjadi 5M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi aktivitas di luar rumah).

Pada pertengahan Februari 2021, pemerintah mulai menjalankan program vaksinasi setelah mendapat izin penggunaan darurat dari BPOM serta fatwa Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Penerapan protokol kesehatan dilakukan dengan tujuan agar jangan sampai virus Covid-19 masuk ke dalam tubuh manusia baik melalui mata, mulut maupun hidung. Dengan kita menjalankan protokol kesehatan, kita akan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan yang juga merupakan cerminan dari keimanan kita kepada Allah SWT. Begitu pula dengan program vaksinasi bertujuan untuk membentuk kekebalan tubuh seseorang terhadap virus Covid-19.

Dalam perkembangannya, virus juga mengalami mutasi untuk mempertahankan diri agar tetap hidup di muka bumi. Proses mutasi yang terjadi merupakan bagian dari hukum alam/survival. Akibat yang ditimbulkan dari proses mutasi ini, virus akan lebih cepat menular dan menimbulkan gejala klinis yang lebih berat pada manusia yang terpapar.

Virus tidak berbahaya ketika menempel pada badan maupun pakaian yang kita gunakan, namun virus akan berbahaya ketika masuk ke tubuh kita melalui mata, hidung dan mulut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved