Breaking News:

Internasional

250 Tahanan Palestina Mogok Makan di Penjara Israel, Protes Ditempatkan di Sel Isolasi

Sekitar 250 tahanan Palestina di penjara Israel memulai mogok makan. Mereka memprotes relokasi ke sel-sel yang terisolasi.

Editor: M Nur Pakar
AFP/Sebastian Scheiner
Polisi dan penjaga penjara memeriksa lubang tempat pelarian enam warga Palestina dari Penjara Gilboa, utara Israel, Senin (6/9/2021). 

SERAMBINEWS.COM, RAMALLAH - Sekitar 250 tahanan Palestina di penjara Israel memulai mogok makan.

Mereka memprotes relokasi ke sel-sel yang terisolasi.

Aksi mogok makan, yang dipimpin kelompok Jihad Islam terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di penjara Israel.

Hal itu menyusul pelarian enam tahanan dari penjara dengan keamanan tinggi bulan lalu.
Keenamnya ditangkap kembali dalam beberapa minggu.

Tetapi pelarian itu mempermalukan otoritas Israel dan dipuji sebagai tindakan pembangkangan oleh warga Palestina.

Israel saat ini menahan lebih dari 4.600 warga Palestina sehubungan dengan konflik Timur Tengah.

Para tahanan berkisar dari militan senior yang dihukum karena serangan mematikan terhadap Israel.

Baca juga: Pemukim Yahudi Serang Desa Palestina, Tentara Israel Hanya Melihat Tanpa Bertindak

Hingga aktivis politik yang mengambil bagian dalam demonstrasi dan remaja yang ditahan karena melempari tentara Israel dengan batu.

Para tahanan mengorganisir diri dengan faksi politik dan telah mendapatkan konsesi selama bertahun-tahun melalui mogok makan dan aksi kolektif lainnya.

Klub Tahanan Palestina, yang mewakili mantan tahanan mengatakan pemogokan terbaru untuk memprotes pemisahan tahanan Jihad Islam di dalam sel.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved