Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Kasus Kerumunan Diduga Libatkan Selegram Herlin Kenza ke Jaksa, Kedua Tersangka Wajib Lapor

"Untuk tersangka tidak kita tahan karena ancaman hukuman dibawah lima tahun. Namun bagi tersangka wajib lapor setiap sepekan sekali," pungkasnya.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Tersangka dalam kasus kerumunan yang diduga melibatkan selegram Herlin Kenza diserahkan ke Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Rabu (13/10/2021). 

"Untuk tersangka tidak kita tahan karena ancaman hukuman dibawah lima tahun. Namun bagi tersangka wajib lapor setiap sepekan sekali," pungkasnya.

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe 

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE -  Proses hukum pada kasus kerumunan di Pasar Inpres Kota Lhokseumawe sampai saat ini dilaporkan masih berlanjut.

Dimana dalam kasus ini pihak kepolisian telah menetapkan dua tersangka, yakni KS dan HK (Selegram Herlin Kenza).

Informasi terkini, pada Rabu (13/10/2021) sekitar pukul 11.30 WIB, penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe menyerahkan tersangka ke pihak Kejaksaan Negeri Lhokseumawe.

Kajari Lhokseumawe, Dr Mukhlis SH MH, melalui Kasi Pidum, Kardono, menyebutkan, setelah pihaknya menerima kedua tersangka, maka akan menyiapkan dakwaan.

Selanjutnya, akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Lhokseimawe untuk proses hukum lanjutan. 

"Untuk tersangka tidak kita tahan karena ancaman hukuman dibawah lima tahun. Namun bagi tersangka wajib lapor setiap sepekan sekali," pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Selebgram  Herlin Kenza yang diduga sebabkan kerumunan di Pasar Inpres, Kota Lhokseumawe, resmi dijadikan tersangka atas kasus dugaan tindakpidana tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan, pada Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Kasus Selebgram Aceh Herlin Kenza ke Jaksa, Tersangka Kerumunan di Lhokseumawe Bersama Pengundang

“Penetapan itu dilakukan setelah penyidik memeriksa tersangka dan delapan orang saksi, termasuk satu saksi ahli terkait kerumunan yang terjadi di Pasar Inpres, Lhokseumawe,” sebut Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, dalam keterangan tertulis kepada Serambinews.com Sabtu (24/7/2021) lalu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved