Rabu, 3 Juni 2026

Internasional

Turki Ubah Strategi Perang di Suriah, Seusai Serangan Milisi Kurdi

Turki mengubah strategi perang di Suriah dan diplomasi dengan AS dan Rusia. Turki ingin menumpas perlawanan Unit Pertahanan Rakyat Kurdi di Suriah.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/OMAR HAJ KADOUR
Kepulan asap membumbung tingfi dari lokasi pemboman di pinggiran Kota Idlib yang dikuasai pemberontak, baratlaut Suriah, Jumat (20/8/2021). 

"Turki tidak ingin menambah lapisan baru pada ketegangan ini," katanya.

"Turki berusaha meningkatkan hubungan dengan AS dan tidak ingin menimbulkan masalah baru,” jelasnya.

Sementara itu, dalam konferensi pers pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan tidak mendukung upaya menormalkan hubungan dengan rezim Assad.

Baca juga: Erdogan Ancam Hancurkan Kamp Pengungsi Militan Kurdi di irak

Para ahli juga mencatat, nasib provinsi Idlib, tempat sekitar 4 juta warga sipil di bawah kendali pemberontak yang didukung Turki, akan sangat penting.

Khususnya dalam membentuk kalkulus hubungan Turki dengan Suriah, dengan masuknya migran menyebabkan kekhawatiran politik domestik untuk Ankara.(*)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved