Internasional
Turki Ubah Strategi Perang di Suriah, Seusai Serangan Milisi Kurdi
Turki mengubah strategi perang di Suriah dan diplomasi dengan AS dan Rusia. Turki ingin menumpas perlawanan Unit Pertahanan Rakyat Kurdi di Suriah.
"Turki tidak ingin menambah lapisan baru pada ketegangan ini," katanya.
"Turki berusaha meningkatkan hubungan dengan AS dan tidak ingin menimbulkan masalah baru,” jelasnya.
Sementara itu, dalam konferensi pers pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan tidak mendukung upaya menormalkan hubungan dengan rezim Assad.
Baca juga: Erdogan Ancam Hancurkan Kamp Pengungsi Militan Kurdi di irak
Para ahli juga mencatat, nasib provinsi Idlib, tempat sekitar 4 juta warga sipil di bawah kendali pemberontak yang didukung Turki, akan sangat penting.
Khususnya dalam membentuk kalkulus hubungan Turki dengan Suriah, dengan masuknya migran menyebabkan kekhawatiran politik domestik untuk Ankara.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ledakan-guncang-idlib-suriah.jpg)