Breaking News:

Salam

Serangan Covid baru di Rusia, Pelajaran bagi Kita

Di tengah menurunnya kasus Covid-19 di Aceh, dan Indonesia pada umumnya, kita malah mendapat kabar baru dari luar negeri

Editor: bakri
AP/Alexander Zemlianichenko
Petugas medis yang mengenakan pakaian khusus untuk melindungi diri dari virus Corona memberikan pengarahan saat merawat pasien Covid-19 di Rumah Sakit Klinik Kota Moskow, Rusia, Selasa (19/10/2021). 

Di tengah menurunnya kasus Covid-19 di Aceh, dan Indonesia pada umumnya, kita malah mendapat kabar baru dari luar negeri. Adalah Pemerintah Rusia yang dua hari lalu melaporkan menemukan varian baru virus Corona di tengah meningkatnya kasus infeksi Covid di negaranya. “Varian baru yang diidentifikasi AY.4.2 ini lebih menular dari varian Delta,” ungkap Kamil Khafizov, Kepala Kelompok Ilmiah untuk Pengembangan Metode Diagnostik Baru dari Russian Central Scientific Research Institute of Epidemiology.

Varian AY.4.2 pertama kali ditemukan di Inggris. Dan, menurut ilmuwan Inggris, varian tersebut adalah salah satu dari 45 subspesies Delta. Francois Balloux (Direktur Institut Genetika di University College London) menyatakan varian baru ini dapat menyebar 10-15 persen lebih cepat dari varian sebelumnya. "Ya, beberapa kasus terisolasi dari varian AY.4.2 Covid-19 sudah tercatat di Rusia. (Ini) salah satu dari banyak subtipe varian Delta, yang mungkin memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan aslinya dan versi lain dari patogen," kata Balloux.

Khafizov memprediksi, penemuan varian baru kemungkinan akan memperburuk situasi epidemiologis di Rusia. "Varian Delta telah menyebabkan peningkatan insiden yang serius, dan AY.4.2 kemungkinan akan membuat lonjakan kasus Covid-19," ujarnya.

Saat ini, Rusia sedang kewalahan mengatasi penyebaran Corona. Kasus positif harian terus melonjak. Dua hari lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan akan menutup tempat kerja selama seminggu mulai awal November. Putin mengatakan kantor ditutup mulai 30 Oktober hingga 7 November. Meski demikian, ia berjanji tak memotong gaji para pegawai.

Saat ini Rusia benar-benar sedang panik menghadapi serangan Corona yang begitu dahsyat. Padahal, sebelumnya, Rusia sudah merasa nyaman setelah berhasil menggelar Olimpiade dan sejumlag event antarbangsa lainnya. Namun, tiba-tiba Covid menyerang lagi dan Rusia terlihat panik menanggulanginya.

Dan, kita sengaja mengutip berita itu untuk sorotan kali ini mengingat kasus Covid di Aceh sedang menurun dan kita nyaris memasuki zona hijau. Akan tetapi, apa yang sedang terjadi di Rusia itu, harus betul-betul kita jadikan sebagai pelajaran bagi kita agar berhati-hati menghadapi virus Corona yang terus bermutasi dengan berbagai varian. Dan, setiap varian baru apapun namanya, menurut banyak ahli, akan berperilaku lebih ganas dari varian-varian sebelumnya. Ganas yang dimaksud antara lain, daya tularnya lebih cepat berkali-kali lipat dibanding varian sebelumnya. Dan, varian baru ini selalu lebih mematikan karena sifatnya yang lebih ganas.

Justru itulah, salah satu cara menanggulanginya adalah membentengi diri dengan vaksin di samping usaha-usaha lainnya seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer. Saat ini, vaksinasi sedang gencar digelar pemerintah bersama TNI dan Polri di berbagai tempat. Bahkan, untuk memberi kemudahan kepada masyarakat, program vaksinasi juga ada yang dilaksanakan secara door to door atau dari rumah ke rumah.

Masyarakat yang belum vaksin hendaknya segera mendatangi tempat-tempat vaksinasi yang semuanya digelar secara gratis. Bahkan, beberapa tempat disediakan minuman dan makanan ringan plus dapat sembako.

Vaksinasi yang dulu hanya untuk gologan prioritas, kini sudah menyasar lebih luas. Selain kelompok usia remaja, kaum lansia kini juga sudah menjadi sasaran vaksinasi, mengingat kelompok ini paling rentan penularan. Pemerintah Kota Banda Aceh kini fokus melakukan vaksinasi bagi warga lanjut usia atau yang berumur lebih 60 tahun agar kota ini bisa menuju ke level I Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada 8 November 2021 mendatang.

Sekarang Banda Aceh berada di level II PPKM dan zona kuning penyebaran Covid-19. Untuk menuju level satu, ada delapan indikatornya. Banda Aceh sudah penuhi tujuh, tinggal satu lagi, yakni vaksinasi lansia harus di atas 40 persen. Oleh sebab itu, saat ini Banda Aceh fokus gencarkan vaksinasi bagi lansia.

Bukan hanya Banda Aceh, tapi semua kabupaten/kota juga harus berlomba-lomba mencapai level I atau zona hijau. Caranya, tingkatkan terus vaksinasi dan semakin disiplin mematuhi protokol kesehetan. Mari kita menuju zona hijau bersama!

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved