Kamis, 4 Juni 2026

Harga Gabah Naik

Harga Gabah Petani Aceh Naik di Atas Pembelian Pemerintah, Kadistabun Aceh: Kami Senang

Harga gabah di Aceh tinggi, bukan karena produksinya sedikit, tapi kualitas padinya cukup baik

Tayang:
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Serambinews.com
Petani Kabupaten Abdya, memasuki era modernisasi alat pertanian. Sepeti petani kawasan Blang Beuah Desa Pawoh, Susoh, memanen gabah menggunakan mesin potong padi atau combine harvester, Minggu (14/6/2020). Ongkos panen dengan mesin Rp 12.500 per satu goni gabah isi 50 kg. 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kalangan pengusaha penggilingan padi di Aceh menyatakan harga gabah petani untuk kualitas gabah kering panen (GKP) musim panen gadu Oktober 2021 tergolong tinggi mencapai Rp 4.700-Rp 5.000/Kg di atas harga pembelian pemerintah yang hanya Rp 4.200/Kg.

“Harga gabah di Aceh tinggi, bukan karena produksinya sedikit, tapi kualitas padinya cukup baik, sehingga pengilingan padi membeli sesuai kualitas gabahnya sampai ke lokasi,” kata Ketua Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi (Perpadi) Aceh, Darmawan kepada Serambinews.com, Senin (25/10/2021) di Banda Aceh.

Darmawan mengatakan, hasil panen padi gadu tahun ini jumlahnya hampir sama dengan tahun sebelumnya.

Kualitas gabahnya juga baik. Hal itu bisa dilihat dari harga beli di tingkat pedagang pengumpul padi.

Untuk gabah kering panen (GKP), mereka berani beli minimal Rp 4.700/Kg.

Tingginya harga gabah di tingkat petani, telah mendorong harga beras ikut tinggi.

Baca juga: Ini Dugaan Penyebab Ambruknya 30 Meter Turap Beton ke Badan Jalan Nasional Bireuen-Takengon

Untuk beras kualitas medium dijual dengan harga Rp 9.950/Kg dan beras kualitas premium Rp 13.300/Kg.

Sementara harga beras pembelian pemerintah untuk pengadaan beras dalam negeri yang dilakukan oleh Bulog sekitar Rp 8.300/Kg.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Cut Huzaimah SP MP yang dimintai tanggapannya terhadap tingginya harga gabah petani pada musim panen gadu tahun ini mengatakan, yang membuat naik dan tingginya harga gabah petani pada musim panen padi gadu tahun ini, karena kualitasnya bagus.

Sebagai dinas teknis, kata Cut Huzaimah, pihaknya sangat senang dan gembira, mendengar harga gabah kering panen petani untuk kadar air sebesar 20 persen nilainya dibeli pedagang pengumpul berkisar Rp 4.700-Rp 5.000/Kg, di atas harga pembelian pemerintah Rp 4.250/Kg.

Cut Huzaimah mengatakan, pada Oktober 2021 ini, merupakan panen raya padi gadu.

Luas areal panennya diperkirakan sekitar 50.538 hektare. Areal panen terluas ada di Aceh Besar mencapai 11.731 hektare, kemudian Aceh Utara 5.316 hektare dan Bireuen 4.007 hektare.

Baca juga: Perdana Menteri Sudan Jadi Tahanan Rumah, Lokasi Belum Diketahui

Padi yang dipanen petani pada Oktober ini, ungkap Cut Huzaimah, adalah padi yang ditanam pada Juli 2021 lalu.

Pada bulan depan (Nopember) 2021, masih ada panen padi lagi seluas 30.323 hektare, padi yang ditanam pada bulan Agustus lalu.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved