KPK Cecar Irwan Djohan 50 Pertanyaan, Hendra Budian Teken 8 Lembar Jawaban
Anggota DPRA, Teuku Irwan Djohan mengaku dicecar penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan lebih kurang 50 pertanyaan
8 Lembar jawaban
Sedangkan Wakil Ketua DPRA, Hendra Budian, mengaku tidak ingat berapa pertanyaan yang diajukan penyidik KPK. Namun setelah pemeriksaan, dia mengaku menandatangani delapan lembar kertas berisi jawaban atas pertanyaan penyidik. Di antara yang ditanyakan adalah soal pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Aceh dari tahun 2019-2021.
"Diantaranya ada kapal Aceh Hebat. Itu peran kami belum terlibat. Ada beberapa hal lagi yang hanya berbentuk klarifikasi," kata Hendra.
"Klarifikasi itu terkait (pengadaan) kapal Aceh Hebat, apa yang saya tahu, apa yang saya tidak tahu, dan banyak yang saya tidak tahu karena proses perencanaan penganggarannya dan proses pembeliannya kan pada saat kami belum dilantik pimpinan DPRA. Itu periode yang lama lah, lebih banyak klarifikasi ke saya," ungkapnya.(mas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/akil-ketua-ii-dewan-perwakilan-rakyat-aceh-dpra-peri.jpg)