Breaking News:

Pemkab Pidie Akan Godok Perbup, Dampak Ditolaknya Evaluasi APBK-P 2021 oleh Gubernur Aceh

Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Idhami SSos MSi mengatakan, RAPBK Perubahan 2021 Kabupaten Pidie akan diperbupkan

Editor: bakri
hand over dokumen pribadi
Sekda Pidie, Idhami 

SIGLI - Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Idhami SSos MSi mengatakan, RAPBK Perubahan 2021 Kabupaten Pidie akan diperbupkan, karena Pemerintah Aceh menolak mengevaluasinya, disebabkan penyerahan dokumen APBK-P telah melewati tanggal yang ditentukan.

Saat ini TAPK Pidie sudah menerima usulan kegiatan seluruh SKPK untuk dimasukkan dalam draf RAPBK-P untuk diperbupkan.

Sementara itu, Jubir Pemerintah Aceh, Muhammad MTA mengatakan, DPRK Pidie bersama SKPK dinilai terlambat menetapkan RAPBK-P 2021, sehingga berujung pada keterlambatan penyerahan dokumen.

"Pemerintah Aceh tidak dapat melakukan evaluasi terhadap APBK-P 2021 Pidie, karena keputusan bersama dilakukan antara eksekutif dan legislatif Pidie melewati waktu yang telah ditentukan," kata Muhammad MTA kepada Serambi, Senin (25/10).

Ia menyebutkan, secara aturan telah sangat jelas disebutkan bahwa keputusan bersama antara eksekutif dan legislatif harus menetapkan APBK-P paling terlambat pada tanggal 30 September 2021.

Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 Pasal 179. Namun, di Pidie kesepakatan Banggar bersama TAPK baru ditetapkan pada tanggal 4 Oktober 2021.

"Secara khusus dapat kami sampaikan bahwa Kemendagri pada tanggal 8 September 2021, telah mengirimkan surat resmi seluruh kepala daerah dan juga pimpinan DPRD, baik provinsi maupun kab/kota, terkait penegasan waktu persetujuan bersama terhadap anggaran perubahan 2021," tegas Muhammad MTA.

Sekda Kabupaten Pidie, Idhami SSos MSi menegaskan, sebelum pihaknya mem-Perbup-kan APBK-P, naskah dokumen akan ditelaah lebih dulu oleh Inspektorat Pidie. Di mana petugas Inspektorat Pidie akan mempelajari kembali seluruh usulan sejumlah SKPK.

"Jika adanya usulan yang tidak sesuai akan dicoret. Makanya, kami sangat hati-hati memasukkan kegiatan dalam APBK-P yang akan diperbupkan. Usulan SKPK Pidie, Senin (25/10) kemarin merupakan yang terakhir," pungkasnya.(naz)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved