Kamis, 4 Juni 2026

Berita Bener Meriah

Puting Beliung di Bener Meriah Rusak 11 Rumah, Timang Gajah Banjir Luapan

Sehingga, selain bencana puting beliung, juga terjadi banjir luapan di Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah.

Tayang:
Penulis: Budi Fatria | Editor: Nurul Hayati
Foto: IST
Kondisi rumah yang rusak tertimpa pohon akibat angin puting beliung di Batalyon 114/Satria Musara, Bener Meriah, Jumat (29/10/2021). 

Sementara itu, Kabupaten Bener Meriah pada hari ini diguyur hujan sangat deras. Sehingga, selain bencana puting beliung, juga terjadi banjir luapan di Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah.

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Sebanyak 11 rumah di Kabupaten Bener Meriah, mengalami rusak berat dan ringan akibat bencana angin puting beliung, Jumat (29/10/2021) sore.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, rumah rusak diantaranya, di kompleks Batalyon 114/Satria Musara sebanyak 8 unit.

Dari 8 unit, satu diantaranya mengalami rusak berat akibat tertimpa pohon, dan 7 lainnya rusak ringan.

Selanjutnya, di Kampung Karang Rejo sebanyak dua unit rusak ringan dan satu lagi di Kampung Bale Atu juga rusak ringan.

Dengan demikian, jumlah keseluruhan rumah yang rusak, 1 unit rusak berat dan 10 unit rusak ringan.

Namun, dalam musibah itu tidak ada korban jiwa.

Baca juga: Puting Beliung Terjang Bener Meriah, 1 Rumah Rusak Berat Tertimpa Pohon, 5 Rusak Ringan

Kalak BPBD Bener Meriah, Safriadi melalui Kabid Kedarurat, Anwar Sahdi kepada Serambinews.com, Jumat (29/10/2021) mengatakan, rumah yang rusak akibat bencana angin puting beliung di sejumlah lokasi di kabupaten ini berjumlah 11 unit.

Menurutnya, dalam peristiwa itu, sebanyak 10 unit mengalami rusak ringan dan satu rusak berat.

"Yang rusak berat satu rumah milik Praka Ibrahim, karena tertimpa pohon," ujar Sahdi.

Yang lainnya kata Sahdi, mengalami rusak ringan berupa atap seng yang dibawa terbang.

"Untuk saat ini penangan rumah yang tertimpa pohon, serta rumah yang rusak ringan telah ditangani dan dibersihkan," kata Sahdi.

Pihaknya, beber Sahdi juga sudah memberikan bantuan massa panik kepada korban bencana ini.

"Kita juga sudah menyerahkan bantuan massa panik berupa logistik dan juga seng, untuk korban," ungkapnya.

Sedangkan, rumah yang rusak ringan telah ditangani dengan memperbaiki atap seng.

Sebutnya, akibat bencana tersebut warga yang mengungsi hanya satu KK yaitu, pemilik rumah yang rusak berat.

Kebetulan sebut Sahdi, rumah yang rusak berat itu, suaminya sedang bertugas ke Papua.

"Di rumah itu tinggal anak dan istrinya, mereka sekarang sudah mengungsi ke Takengon tempat orang tuanya," ucap Sahdi.

Baca juga: Ketua DPRK Agara Bantu Korban Puting Beliung di Desa Buket Meriah

Banjir luapan di Lampahan

Sementara itu, Kabupaten Bener Meriah pada hari ini diguyur hujan sangat deras.

Sehingga, selain bencana puting beliung, juga terjadi banjir luapan di Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah.

"Di Lampahan tadi sempat terjadi banjir luapan sungai, tidak sampai 1 jam air kembali surut," ungkap Sahdi.

Karena tidak ada dampak dari bajir luapan itu, pihaknya tidak menangani secara khusus.

"Banjir luapan itu hanya sebentar karena hujan sangat lebat, rumah tidak ada yang rusak," bebernya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat di Bener Meriah untuk tanggap terhadap bencana, mengingat intesitas hujan di daerah ini berpotensi akan terjadi dalam beberapa hari kedepan.

"Kita mengimbau masyarakat waspada terhadap bencana longsor, banjir, puting beliung, dan juga petir saat hujan lebat" tutupnya. (*)

Baca juga: Puting Beliung Terjang Aceh Timur,  Empat Rumah Warga Rusak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved