Berita Banda Aceh
Selama Pandemi Covid-19, Pekerja Sektor Jasa Paling Terdampak
"Dampak dari Covid sangat terasa bagi pekerja di sektor jasa dan beberapa sektor lain, seperti kesehatan dan pendidikan," kata Arnif pada talkshow
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nurul Hayati
"Banyak para pekerja mengeluhkan kondisi ini. Karena mereka yang bekerja 8 jam dalam sehari kemudian dipaksakan 12 jam, sehingga menganggu kondisi fisik. Mungkin akan beda jika upahnya juga dinaikan, tapi ini tidak terjadi," ungkap Arnif.
Sementara Anggota DPRA, Bardan Sahidi menambahkan, seharusnya pemerintah memperhatikan kesejahteraan buruh, tidak hanya memastikan roda ekonomi tetap berputar.
Menurutnya, perlindungan hukum terhadap pekerja selama ini memang sarat masalah.
"Seperti ada PHK tanpa pesangon. Menyusul pandemi menjadi endemi, sektor tenaga kerja harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah," ujar politikus PKS ini.
Kepala Seksi Pengawasan Norma Kerja, Jaminan Sosial, Perempuan dan Anak pada Disnakermobduk Aceh, Hasbuna mengungkapkan pihaknya serba salah dalam mengambil sikap terhadap kondisi yang ada.
Satu sisi tetap menginginkan adanya keberlangsungan usaha, sisi lain juga harus memperhatikan nasib para pekerja.
"Tidak semua orang menginginkan kondisi seperti ini. Sisi keberlangsung usaha dan sisi kesejahteraan pekerja harus kita seimbangkan," ujarnya.
Ia hanya berharap wabah Covid-19 ini segera berakhir, sehingga pertumbuhan ekonomi dan lapangan pekerjaan kembali terbuka di Aceh.(*)
Baca juga: Kini Tenaga Kerja Sektor Jasa di Kabupaten Agara Sudah Terlindungi BPJamsostek