Internasional
Lebanon Promosikan Pariwisata Berslogan 'Crazy love'
Menteri Pariwisata Lebanon meluncurkan slogan baru untuk mempromosikan pariwisata negaranya yang sedang dihantam krisis berat.
Laporan media yang mengutip angka resmi menunjukkan jumlahnya turun menjadi beberapa ratus ribu orang pada tahun 2020.
Ribuan karyawan di industri makanan, minuman, dan hotel di negara itu telah diberhentikan.
Seiring, ratusan hotel dan restoran telah ditutup.
Slogan tersebut mendapat penolakan langsung dari Perdana Menteri Najib Mikati.
"Jika para menteri mengizinkan, 'dalam kegilaan Anda, kami mencintaimu" kata Mikati.
"Lebanon tidak gila ... mungkin cara pengelolaannya mengarah ke sana," kata perdana menteri tiga kali itu.
Baca juga: Sekjen Liga Arab Sesali Memburuknya Hubungan Lebanon dengan Negara Arab
Menanggapi komentar Mikati, Nassar kepada Reuters, Jumat (5/11/2021) mengatakan slogan itu berani, karena orang Lebanon sering bertindak ekstrem.
"Kami ekstrem dalam segala hal," katanya.
Dalam cinta, dalam kebencian, dalam patriotisme, kami mengambil semuanya secara ekstrem," jelas Nassar.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tulisan-beirut-diganti-byerut-di-pelabuhan-beirut-lebanon.jpg)