Minggu, 3 Mei 2026

Internasional

Korea Utara Gelar Latihan Tembakan Artileri, Bagian dari Uji Senjata Baru

Korea Utara menggelar latihan penembakan artileri untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya. Media pemerintah KCNA, Minggu (7/11/2021) melaporkan

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AP/KCNA
Pejabat senior Korea Utara Pak Jong Chon (kiri) memeriksa kompetisi menembak artileri tentara pada Sabtu (6/11/2021) di lokasi yang dirahasiakan. 

SERAMBINEWS.COM, SEOUL - Korea Utara menggelar latihan penembakan artileri untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya.

Media pemerintah KCNA, Minggu (7/11/2021) melaporkan uji senjata terbaru itu untuk menekan Washington dan Seoul.

Dengan harapan meninggalkan apa yang disebutnya kebijakan bermusuhan mereka.

Sebuah kompetisi menembak artileri dihelar di antara unit-unit mekanis pada Sabtu (6/11/2021).

Dihadiri para pejabat senior pemerintah dan militer.

Baca juga: Musim Dingin Semakin Dekat, Warga Korea Utara Terancam Kelaparan

Pemimpin Kim Jong Un tidak disebutkan dalam laporan tersebut.

Menunjukkan dia tidak mengamati pelatihan tersebut.

Dia mengawasi latihan penembakan artileri serupa tahun lalu.

Latihan tahunan ini dirancang untuk memeriksa kemajuan unit mekanis dalam kemampuan tempur bergerak.

Juga untuk lebih mengintensifkan pelatihan kompetitif di seluruh militer Korea Utara, kata KCNA.

Baca juga: Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik Kapal Selam, Menhan Korsel Klaim Mampu Mencegat Rudal

Sejak September 2021, Korea Utara telah menguji peluncuran serangkaian rudal yang baru dikembangkan.

Termasuk senjata berkemampuan nuklir yang menempatkan sekutu AS, Korea Selatan dan Jepang dalam jarak serang.

Beberapa ahli mengatakan Korea Utara ingin para pesaingnya menerimanya sebagai negara bertenaga nuklir.

Sekaligus, berupaya meringankan sanksi internasional terhadap negara tersebut.

Uji coba artileri Korea Utara kurang menarik perhatian dari luar dibandingkan uji coba misilnya.

Baca juga: Korea Utara Konfirmasi Telah Berhasil Uji Coba Rudal Balistik, Amerika Minta Pyongyang Menahan Diri

Terutama peluncuran senjata balistik yang dilarang oleh beberapa resolusi Dewan Keamanan PBB.

Tetapi artileri jarak jauh yang ditempatkan di dekat perbatasan Korea Selatan menimbulkan ancaman serius.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved