Internasional
Muslim Polandia Beri Bantuan Makanan ke Migran dan Tentara di Perbatasan
Pemimpin Muslim Polandia, Maciej Szczęsnowicz menangis ketika melihat para migran di perbatasan untuk pertama kalinya.
SERAMBINEWS.COM, BOHONIKI - Pemimpin Muslim Polandia, Maciej Szczęsnowicz menangis ketika melihat para migran di perbatasan untuk pertama kalinya.
Dia melihat mereka lapar dan lelah karena terjebak saat mencoba masuk Polandia dari Belarusia.
Ketua komunitas Muslim lokal di Desa Bohoniki, Polandia Timur itu, Szczęsnowicz melihat orang-orang sangat lelah.
Sampai-sampai, mereka tidak bisa lagi berdiri karena sangat lapar.
Sebagian, memetik jamur dari tanah untuk dimakan dan ketika diberi apel, memakan bijinya.
Tapi yang paling menyakitinya, mendengar suara penderitaan mereka.
"Itu adalah suara tangisan dan jeritan anak-anak dan itu yang terburuk," ujarnya, seperti dilansir AP, Minggu (14/11/2021).
Baca juga: Rusia Dukung Belarusia Atasi Konflik Migran dengan Polandia, Kirim Pesawat Pembom Nuklir
Polandia telah melihat para migran dari Timur Tengah menyeberang dari Belarusia ke daerah hutan dan rawa-rawa, Szczęsnowicz mulai bekerja.
Dia membantu mengumpulkan pakaian dan menyiapkan makanan untuk mereka.
Sejumlah besar migran muncul minggu ini di perbatasan Polandia.
Sehingga, mengintensifkan kebuntuan politik antara Uni Eropa dan Belarusia.
Dengan penumpukan pasukan di perbatasan, Szczęsnowicz juga membantu memberi makan tentara dan petugas lain yang melindungi negara.
Baca juga: Jerman Melihat Lonjakan Migran Melalui Rute Belarusia dan Polandia
Wartawan AP mengunjunginya pada Sabtu (13/11/2021) di sebuah restoran.
Dia bersama sukarelawan lainnya menyiapkan panci besar berisi sup ayam dan sayuran.
Makanan itu nantinya diberikan kepada tentara dan penjaga lain di perbatasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/muslim-polandia-bantu-migran.jpg)