Breaking News:

Internasional

Gara-gara Divonis Bersalah Usai Bertengkar dengan Majikan, Seorang Pria Iran Bakar Diri

Seorang pria berusia 65 tahun berakhir tragis setelah membakar dirinya sendiri di Provinsi Markazi, Iran.

Editor: M Nur Pakar
Shutterstock
Ilustrasi bakar diri. 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Seorang pria berusia 65 tahun berakhir tragis setelah membakar dirinya sendiri di Provinsi Markazi, Iran.

Aksinya dilakukan untuk memprotes pengadilan yang mengeluarkan vonis terhadapnya dalam perselisihan dengan majikan.

YJC.ir, sebuah situs berita dengan TV pemerintah Iran, melaporkan pria itu membakar diri di depan gedung pekerja dan kesejahteraan sosial di kota Arak.

Kota itu berjarak sekitar 230 kilometer baratdaya ibukota Teheran.

Sebelumnya di dalam gedung, pengadilan mengeluarkan vonis terhadapnya, seperti dilansir AFP, Senin(15/11/2021).

Baca juga: Iran Tuntut Inggris Bayar Utang Rp 7,6 Triliun, Barter Dengan Zaghari-Ratcliffe

Laporan itu mengatakan dia meninggal setelah bakar diri.

Bagi banyak orang di Timur Tengah, tindakan bakar diri, sebakai aksi protes yang digunakan oleh penjual buah bernama Mohammed Bouazizi di Tunisia.

Aksinya itu menjadi katalis untuk pemberontakan Musim Semi Arab 2011.

Dimana, membangkitkan ketidakpuasan yang lebih luas dengan kesengsaraan ekonomi dan kurangnya kesempatan di Timur Tengah.

Sebelumnya pada Oktober 2021, seorang pria berusia 38 tahun, Ruhollah Parazideh, putra seorang pahlawan perang dan ayah dari empat anak juga membakar dirinya.

Baca juga: Iran Deportasi Kembali Pengungsi Afghanistan ke Taliban, Walau Ada Ancaman Kelaparan

Dia hanya menjadi pengangguran dan meninggal di rumah sakit setelah dua hari dirawat karena luka bakar serius.

Tidak lama kemudian, pemerintah memecat dua pejabat lokal di Yayasan Shahid yang mengurus masalah keluarga korban perang.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved