Breaking News:

Berita Aceh Utara

Sudah Enam Titik Tanggul Sungai Jebol di Aceh Utara, Lima Belum Diperbaiki 

Bahkan, sampai Selasa kemarin, rumah warga masih terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 20 centimeter dalam rumah warga. 

Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Foto Dok BPBD Aceh Utara
Kondisi tanggul Sungai Peuto di Desa Meunasah Jok, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara yang jebol beberapa hari lalu. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Sebanyak enam titik tanggul sungai (krueng) yang jebol di daerah aliran sungai (DAS) Peuto, Kecamatan Lhoksukon dan Cot Girek, serta Krueng Pase, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, hingga kemarin belum diperbaiki. 

Karena itu, tiga kecamatan tersebut sangat rawan terjadi banjir bila debit air penuh dalam sungai. 

Titik tanggul di Desa Meunasah Jok dan Meunasah Meucat, Kecamatan Lhoksukon, jebol beberapa hari lalu, sehingga mengakibatkan dua desa tersebut terendam banjir. 

Bahkan, sampai Selasa kemarin, rumah warga masih terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 20 centimeter dalam rumah warga. 

Dari dua lokasi titik tanggul yang jebol tersebut, terparah di Desa Meunasah Jok.

“Taksiran tanggul yang jebol sekitar 35 meter, tapi kemungkinan kalau kita ukur kemungkinan lebih dari 35 meter,” ujar Ahmadyuddin, warga Meunasah Jok kepada Serambinews.com, Selasa (16/11/2021). 

Baca juga: Tanggul Jebol, Jalan dan Jembatan Rusak Akibat Banjir di Aceh Utara

Jarak rumah warga dengan titik tanggul yang jebol tersebut, beber Ahmadyuddin, kini hanya terpaut 15 meter. 

Menurut Ahmayuddin, sebelumnya juga pernah jebol tanggul tersebut, tapi bisa cepat ditangani karena panjangnya Cuma 2 meter lebih.

“Jadi kali ini lebih rawan terjadi banjir besar lagi, kalau tanggul tersebut tidak diperbaiki,” ujar Ahmayuddin.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved