Rabu, 3 Juni 2026

Internasional

Petugas Keamanan Junta Militer Sudan Tindak Keras Demonstran, 34 Orang Tewas

Pasukan keamanan Sudan menembakkan gas air untuk membubarkan demonstran di ibu kota Khartoum, Kamis (18/11/2021).

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Pemuda Sudan membakar dahan pohon saat ambil bagian dalam protes anti-kudeta di Bahr, ibu kota Khartoum, Kamis (18/11/2021). 

SERAMBINEWS.COM, KHARTOUM - Pasukan keamanan Sudan menembakkan gas air untuk membubarkan demonstran di ibu kota Khartoum, Kamis (18/11/2021).

Polisi dikerahkan dalam jumlah besar di Khartoum utara. di mana para demonstran terus melakukan protes sepanjang malam, kata saksi mata.

Tindakan keras paling mematikan terhadap protes anti-kudeta sejak pengambilalihan militer bulan lalu terjadi pada Rabu (17/11/2021).

Setidaknya 15 demonstran tewas dalam protes, kebanyakan dari mereka di Khartoum utara, kata petugas medis.

Pasukan keamanan menembak mati sedikitnya 10 demonstran anti-kudeta dan melukai puluhan lainnya, kata petugas medis, Rabu (17/11/2021).

Hari paling berdarah sejak pengambilalihan militer pada 25 Oktober 2021.

Korban tewas, semuanya di Khartoum, terutama distrik utara.

Baca juga: Korban Demonstran Terus Bertambah di Sudan, Tujuh Orang Tewas di Rumah Sakit

Sehingga, menambah 34 korban tewas akibat kerusuhan sejak militer merebut kekuasaan, kata serikat dokter pro-demokrasi.

Demonstran turun ke jalan di seluruh ibu kota meskipun saluran telepon dan layanan internet telah terganggu sejak militer mengambil alih.

"Rakyat memilih pemerintahan sipil," teriak para demonstran.

Mereka juga meneriakkan slogan-slogan menentang pemimpin junta militer Sudan, jenderal top Abdel Fattah Al-Burhan.

Pasukan keamanan menembakkan gas air mata, melukai beberapa pengunjuk rasa lagi, kata saksi.

Mereka membantah menggunakan peluru tajam.

Serikat dokter mengatakan sebagian besar korban menderita luka tembak di kepala, leher atau dada.

Demonstrasi juga meletus di Port Sudan, kata seorang jurnalis AFP.

Baca juga: Junta Militer Sudan Bubarkan Komisi Pemberantasan Korupsi, Tutupi Bobrok Pencurian Miliaran Dolar

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved