Breaking News:

Kajian Islam

Apakah Batal Shalat Jika Berdoa Pakai Bahasa Indonesia di Waktu Sujud? Simak Penjelasan UAS Ini

Diterangkan UAS, sebagian ulama mengatakan boleh memakai Bahasa Arab saat berdoa dalam sujud, sedangkan sebagian lainnya mengatakan tidak boleh.

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Safriadi Syahbuddin
instagram @ustadzabdulsomad_official
Ustaz Abdul Somad atau UAS menjelaskan tentang bolehkan berdoa pakai bahasa Indonesia saat sujud dalam shalat. 

SERAMBINEWS.COM - Apakah batal shalat jika kita berdoa pakai Bahasa Indonesia di waktu sujud?

Umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa, terutama di waktu-waktu tertentu dimana doa akan lebih cepat dikabulkan oleh Allah SWT.

Waktu tersebut dikenal dengan istilah waktu mustajab. 

Salah satu waktu musjatab untuk memanjatkan doa ialah di waktu sujud saat mengerjakan ibadah shalat.

Anjuran untuk memperbanyak doa dalam sujud ketika menunaikan ibadah shalat ini juga disebutkan dalam beberapa hadist.

Oleh sebab itu, tak jarang melihat umat muslim ada yang sedikit memperlama durasi sujudnya untuk berdoa pada Allah Swt, khususnya di waktu sujud terakhir.

Akan tetapi timbul pertanyaan, jika kita ingin memanjatkan doa dalam shalat, bahasa apa yang sebaiknya digunakan?

Seperti diketahui, lafadz bacaan dalam shalat seluruhnya menggunakan Bahasa Arab.

Baca juga: Berdoa Pakai Bahasa Indonesia di Sujud Terakhir Shalat, Boleh dilafadzkan? Ini Hukumnya Menurut UAS

Selain Al-Fatihah dan surah-surah pendek, beberapa di antara bacaan shalat bahkan ada yang merupakan ayat-ayat suci Alquran.

Namun kendalanya, tak semua dari kita mampu menghafal doa-doa khusus yang sudah disusun dalam Bahasa Arab.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved