Breaking News:

Korupsi

Polda Aceh Limpahkan Berkas Tahap I Kasus Korupsi Bebek Petelur Agara ke Kejati

Polda Aceh telah melimpahkan berkas tahap 1 terhadap empat orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bebek petelur Aceh Tenggara ke Kejati.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Safriadi Syahbuddin
FOR SERAMBINEWS.COM
Kasi Penkum Kejati Aceh H Munawal Hadi SH MH 

Laporan Asnawi Luwi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Penyidik Ditreskrimsus Polda Aceh telah melimpahkan berkas tahap 1 terhadap empat orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bebek petelur Aceh Tenggara ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh.

Kasi Penkum Kejati Aceh, H Munawal Hadi SH MH, kepada Serambinews.com, Jumat (19/11/2021) mengatakan, mereka telah menerima berkas tahap 1 empat orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan bebel petelur Aceh Tenggara dari Polda Aceh.

"Sudah kita terima berkas tahap 1 dengan 4 orang tersangka dari penyidik Polda Aceh pada tanggal 12 November 2021," ujar Munawal Hadi.

Menurut dia, saat ini berkas tahap satu sedang diteliti kelengkapan formil dan materilnya, makanya belum dikembalikan ke Polda Aceh," ujar Munawal Hadi.

Sebelumnya, Polda Aceh telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bebel petelur Aceh Tenggara tahun 2019 dengan kerugian mencapai Rp 4,2 Miliar hasil audit PKKN BPKP Perwakilan Aceh.

Ke empat tersangka mantan Kadis Pertanian Agara, AS, Sekretaris Dinas Pertanian Aceh Tenggara, MH, Direktur CV BD inisial KS dan Pelaksana Lapangan YP.

Baca juga: Polda Aceh Tahan Mantan Kepala Dinas Pertanian Aceh Tenggara, Tersangka Korupsi Kasus Bebek Petelur

Kerugian Rp 3 Miliar

Seperti diberitakan Serambinews.com sebelumnya, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan atau BPKP RI Perwakilan Aceh mengekspos hasil audit kasus dugaan korupsi pengadaan bebek petelur di Aceh Tenggara tahun 2018/2019 dengan anggaran Rp 12,9 miliar.

Pada kasus dugaan korupsi yang ditangani di Ditreskrimsus Polda Aceh tersebut, nilai kerugian mencapai Rp 3 miliar lebih.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved