Breaking News:

Presiden Partai Buruh Lakukan Konsolidasi di Aceh

Presiden Partai Buruh Ir H Said Iqbal ME melakukan konsolidasi dengan pengurus organisasi pendiri Partai Buruh yang ada di Aceh

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/ MASRIZAL
Presiden Partai Buruh Ir H Said Iqbal ME menyampaikan orasi politik saat melakukan konsolidasi dengan pengurus organisasi pendiri Partai Buruh yang ada di Aceh di GOR Badminton Gampong Lambung, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Kamis (18/11/2021). 

BANDA ACEH - Presiden Partai Buruh Ir H Said Iqbal ME melakukan konsolidasi dengan pengurus organisasi pendiri Partai Buruh yang ada di Aceh. Di antaranya, Rumah Buruh Indonesia, Serikat Petani Indonesia, Organisasi Rakyat Indonesia, Gerakan Perempuan Indonesia dan organisasi buruh lainnya.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Badminton Gampong Lambung, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Kamis (18/11/2021).

Selain presiden, pada kegiatan itu juga hadir Sekjen Partai Ferri Nuzarli SE SH, Ketua Majelis Nasional Agus Ruli Ardiansyah, Wakil Sekjen Iqbal Lubis, dan Ketua Bidang IT Andi Harnoko.

Dalam pertemuan yang berakhir sore hari, Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyampaikan orasi politiknya di hadapan peserta kegiatan.

Salah satu inti yang ia sampaikan, pentingnya buruh memiliki dan bergabung dengan partai, sebagai alat politik dalam memperjuangkan aspirasi buruh di pemerintahan.

Said Iqbal yang merupakan putra Aceh menjelaskan, bahwa Partai Buruh memiliki visi untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang sejahtera (welfare state).

"Beberapa negara telah melibatkan kaum buruh dalam proses pengambilan kebijakan dengan alat politiknya sendiri, karena itu kaum buruh di Indonesia juga turut bersatu dalam perjuangan gerakan politik dengan membangun satu wadah bernama Partai Buruh," ungkapnya.

Partai Buruh, sambung Said, adalah sebuah partai yang konstituennya terdiri atas buruh pabrik, buruh tani, buruh kantor, buruh nelayan, tenaga honorer guru swasta dan PNS.

Selain itu, buruh perempuan, perempuan termarjinalkan (ibu jamu gendong, ibu tukang sayur, dan lain-lain), disabilitas (penyandang cacat), anak muda (progresif dan penciptaan lapangan kerja untuk anak muda), PKL dan pedagang asongan, buruh informal, sopir, tenaga kesehatan, miskin kota, miskin desa, dan rakyat kecil.

"Tujuan utama pergerakan Partai Buruh untuk peningkatan kesejahteraan, mewujudkan keadilan, dan menjadi pembebas kaum tertindas. Ideologi partai adalah Pancasila," kata Said Iqbal.

Sementara Ketua Partai Buruh Exco Aceh, Habibi Inseun menyampaikan saat ini Partai Buruh Exco Aceh sudah memiliki rancangan kepengurusan di 20 kabupaten/kota dan 131  kecamatan dari 289 kecamatan se-Aceh. "Kami akan terus bekerja untuk memastikan minimal memiliki kepengurusan 50% di kecamatan sebagai syarat lolos verifikasi KPU," demikian Habibi Inseun.(mas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved