‘Saya Merasa Dipermalukan’
H Nahrawi Nurdin alias Toke Awi menyatakan mundur dari Partai NasDem Aceh pimpinan Teuku Taufiqulhadi
Ketua lama yang dimaksud Wahyu yang saat ini juga menjabat Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh adalah Jamaluddin. Sedangkan ketua DPD Partai NasDem Pidie yang baru ditunjuk adalah Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud.
"Di Aceh Utara lebih parah. Dia minta salah seorang anggota DPRK, namanya Iskandar untuk menyusun kepengurusan. Tiba-tiba dia tunjuk orang lain jadi ketua, namanya Zubir HT. Tanpa rapat DPW NasDem," kata Wahyu buka-bukaan.
Junaidi juga mengungkapkan persoalan yang terjadi di internal partai. Sebelum dilakukan perombakan pengurus, Junaidi menjabat sebagai wakil ketua, namun setelah terjadinya perombakan ditempatkan sebagai anggota Dewan Pakar Daerah.
"Tidak sejalan dengan kepemimpinan DPW Partai NasDem Aceh yang sudah jauh dari 'ruh' dan gagasan restorasi yang akrab didengungkan oleh H Surya Dharma Paloh selaku Ketua Umum DPP dan pendiri partai," ungkapnya singkat.
Menanggapi aksi mundur massal itu, Ketua DPW Partai NasDem Aceh, Teuku Taufiqulhadi menyampaikan penyesalannya atas sikap pengurus, khususnya terhadap Nahrawi Nurdin alias Toke Awi.
"Saya menyesalkan bila benar Toke Awi keluar. Karena proses penyesuaian kepengurusan itu hal biasa dalam organisasi politik. Tapi persoalannya, hal berkaitan bergabung dan keluar seseorang dari sebuah organisasi politik adalah hak pribadi seseorang. Jadi saya tidak memiliki kata-kata lain selain menyesalkan saja," kata Taufiqulhadi melalui WhatsApp.(mas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nahrawi-nurdin.jpg)