Breaking News:

‘Saya Merasa Dipermalukan’

H Nahrawi Nurdin alias Toke Awi menyatakan mundur dari Partai NasDem Aceh pimpinan Teuku Taufiqulhadi

Editor: hasyim
‘Saya Merasa Dipermalukan’
Foto/Ist
NAHRAWI NURDIN Mantan Pengurus NasDem Aceh

* Toke Awi dan 7 Pengurus Lain Mundur dari NasDem

BANDA ACEH - H Nahrawi Nurdin alias Toke Awi menyatakan mundur dari Partai NasDem Aceh pimpinan Teuku Taufiqulhadi setelah dirinya digeser dari posisi sekretaris wilayah menjadi anggota Dewan Pakar Daerah. Posisinya digantikan oleh Muslim Ayub, mantan kader Partai Amanat Nasional (PAN).

Surat pengunduran diri yang dibuat tanggal 20 November 2021 itu sudah disampaikan kepada Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, di Jakarta Pusat. "Ya benar. Surat pengunduran diri sudah saya kirim," kata Toke Awi saat dikonfirmasi Serambi, Minggu (21/11/2021).

Sikap Toke Awi tersebut sebagai bentuk kekecewaannya atas perombakan pengurus DPW Partai NasDem Aceh yang dinilainya secara tiba-tiba. Dalam surat itu disebutkan bahwa dirinya menjabat sebagai sekretaris partai dalam waktu yang sangat singkat, yaitu hanya 2 bulan 28 hari.

"Dari lubuk hati yang paling dalam, saya sampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk bergabung dan menjabat sebagai sekretaris wilayah Partai NasDem Aceh," katanya.

Meski sangat singkat, menurut Toke Awi, kesempatan tersebut telah memberikan pengalaman berharga bagi perjalanan hidupnya. "Perombakan kepengurusan DPW Aceh yang dilakukan secara tiba-tiba dan tanpa pembicaraan sebelumnya tentu saja mengejutkan bagi saya," tulisnya dalam surat.

Apalagi usia kepengurusan yang belum genap tiga bulan, menurut Toke Awi, evaluasi terhadap kinerja pengurus lazimnya masih terlalu dini untuk dilakukan. "Sebagai manusia, tentu saja saya merasa dipermalukan dan diperlakukan dengan kurang elok. Namun tentu saja saya menghormati keputusan tersebut dan percaya bahwa langkah yang dilakukan DPP adalah yang terbaik bagi kemajuan partai dan semoga sudah melalui pertimbangan yang objektif dan rasional," ungkap dia.

Pada bagian akhir suratnya, Toke Awi menyampaikan permohonan maaf kepada Surya Paloh dan keluarga besar Partai NasDem karena belum sempat melakukan hal-hal yang cukup berarti  bagi kemajuan partai sejak diamanahkan sebagai sekretaris selama 2 bulan 28 hari.

"Dengan segala kerendahan hati pula, izinkan saya undur diri dari semua posisi jabatan dalam kepengurusan yang diamanahkan kepada saya saat ini, dengan iringan doa semoga Partai NasDem akan selalu jaya."

"Saya percaya potensi besar Partai NasDem seharusnya dapat menjadi tumpuan bagi kemajuan Aceh dan kejayaan Indonesia di masa depan," bunyi surat pengunduran diri Toke Awi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved