Berita Aceh Utara
Ini Hasil Muzakarah Ulama di Aceh Utara
Pada kegiatan hari ketiga, Muzakarah Ulama diadakan di Masjid Nurul Falah Bungkaih Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara yang diikuti ratusan peserta.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Jafaruddin | Jafaruddin
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Muzakarah masalah keagamaan yang diadakan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Utara di tiga lokasi terpisah pada Selasa (23/11/2021) memasuki hari ketiga.
Kegiatan hari ketiga tersebut Muzakarah Ulama diadakan di Masjid Nurul Falah Bungkaih Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara yang diikuti ratusan peserta dari sembilan kecamatan.
Masing-masing, Dewantara 16 orang, Sawang 40, Muara Batu 25, Banda Baro 10, Nisam Antara 7, Nisam 12, Simpang Keuramat 17, Geureudong Pase 12 dan Kuta Makmur 40 orang.
Pada hari ketiga tersebut empat pemateri yang mengisi kegiatan tersebut menghasilkan beberapa poin.
Masing-masing pemateri Ketua MPU Aceh Utara Tgk Abdul Manen dengan judul materi berjudul “hakikat keimanan kepada Allah SWT’, Tgk H Jafar Sulaiman (Wakil Ketua MPU Aceh Utara/Abi Jafar Lhok Nibong) mengisi materi berjudul “Fiqh mawaris praktis (ketentuan dan aturan mengenai hal ihwal ahli waris).
Lalu Dr Tgk H Muhibbuththabary (Wakil Ketua MPU Aceh) dengan materi “Perpektif Islam tentang judi online. Sedangkan pemateri ke empat, Saptono Budi Satryo (Sharing Banking Academy) dari Jakarta, menyampaikan materi tentang hadirnya bank Syariah.
Baca juga: Emir Kuwait Angkat Kembali Sheikh Sabah Al-Khalid Sebagai Perdana Menteri
Baca juga: UEA Izinkan Warga Negara Asing Masuk Emirat Melalui Pelabuhan dan Perbatasan
Materi yang disampaikan ketua Tgk H Abdul Manan/Abu Blangjruen), antara lain terkait mengesakan Allah SWT perlu dipahami bahwa mengesakan Allah SWT karena Allah esa, bukan mengesakan Allah SWT supaya Allah esa.
Pengertian esa adalah Laa Ta’adduda, yang artinya Allah SWT Ahad. Maksudnya adalah Allah SWT satu dalam hitungan (tiada juzuk/anggota yang membentuk zat Allah SWT seperti wajah, tangan, dan lain sebagainya) dan Allah SWT satu dalam bilangan (Allah SWT tiada dua, tiga, empat, dan seterusnya).
Keesaan Allah SWT tidak hanya pada zat-Nya, tetapi juga pada sifat dan ‘Af’alnya. Oleh karena itu, tidak sah imannya seseorang jika tidak beriman pada ketiga aspek tersebut (zat, sifat, dan a’fal). Dengan demikian, Tauhid itu tidak dapat dipisah-pisahkan seperti Tauhid Zat, Tauhid Sifat, dan Tauhid Af’al. Karena mentauhidkan atau mengesakan Allah SWT adalah sebuah kesatuan keyakinan terhadap Allah SWT.
Kemudian dari materi yang disampaikan Tgk H Jafar Sulaiman/Abi Lueng Angen) antara lain, mempelajari Fiqh Mawaris sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW sebagaimana yang tercantum dalam hadis.
Fiqh Mawaris dipelajari untuk menyelesaikan berbagai persoalan dalam pembagian harta warisan.
Sebab-sebab mendapatkan harta warisan adalah, karena hubungan keluarga; hubungan perkawinan, dan karena hubungan agama.
Baca juga: Arab Saudi Segera Teliti Bangkai Kapal Karam Abad ke-18 di Laut Merah
Lalu dari materi yang disampaikan Dr Tgk H Muhibbutthabary, menyampaikan judi adalah transaksi yang dilakukan oleh dua belah pihak untuk pemilikan suatu barang atau jasa, yang menguntungkan satu pihak dan merugikan pihak lain dengan cara mengaitkan transaksi tersebut dengan suatu aksi atau peristiwa.
Dalil haramnya judi online berdasarkan Al-Quran yaitu surat Al-Baqarah ayat 219 dan surat Al-Maidah ayat 90, dan hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/muzakarah-masalah-keagamaan.jpg)